0 menit baca 0 %

ASN Kemenag Siak Siti Aminah Rahmadani, S.Pd.I jadi Pemateri Pada Kegiatan Edukasi Parenting

Ringkasan: Siak (Inmas) Bertempat Raudhatul Athfal (RA) Az Zahra Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun pada Selasa (16/01/2024), Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Siak Siti Aminah Rahmadani, S.Pd.I menjadi pemateri pada kegiatan edukasi parenting dengan konsep atau metode STIFIn.

Siak (Inmas) – Bertempat Raudhatul Athfal (RA) Az Zahra Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun pada Selasa (16/01/2024), Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Siak Siti Aminah Rahmadani, S.Pd.I menjadi pemateri pada kegiatan edukasi parenting dengan konsep atau metode STIFIn. STIFIn merupakan kepanjangan dari Sensing Thingking Intuiting Feeling dan Insting dan kelimanya disebut dengan Mesin Kecerdasan (MK) dan bersifat genetik dengan kondisi tetap sepanjang hidup manusia.

Kegiatan edukasi parenting yang diikuti oleh seluruh wali santri RA Azzahra ini dimulai pukul 09:00 WIB, diawali dengan doa pembuka majelis dilanjutkan dengan materi. Pemaparan materi dijelaskan secara gamblang dan terlihat seluruh peserta yang hadir memberikan respon positif selama acara berlangsung.

Adapun tujuan kegiatan eduksi ini adalah memberikan pemahaman kepada seluruh peserta tentang pentingnya belajar mengenal karakter diri sendiri sebelum memahami karakteristik yang dimiliki anaknya guna mempermudah proses pengasuhan terhadap anak sehingga tidak terjadi kesalahan pola asuh.

Sehingga melalui kegiatan ini orang tua atau guru mampu mengasuh anak berdasarkan karakteristik, bakat dan potensi yang dimiliki nya. Dengan mengetahui bakat dan potensi anak, orang tua atau guru dapat dengan mudah mengarahkan anak sesuai bakat dan potensi yang dimilikinya. Sehingga tidak pemaksaan sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan jiwa dan karakter anak. Kegiatan ditutup dengan tes mesin kecerdasan dengan menggunakan sidik jari pada anak.

Dikonfirmasi saat usai memberikan materi Rahma begitu sapaan akrabnya mengapresiasi kehadiran orang tua atau wali santri ditengah kesibukan beraktifitas, mereka rela meluangkan waktu untuk hadir dan duduk bersama mendengarkan pemaparan materi. “Diharapkan setelah kegiatan ini Orang tua atau wali santri tertarik untuk cek MK dengan STIFIn dan terdorong untuk membantu proses pembelajaran dan pemantauan perkembangan anaknya baik di sekolah maupun di rumah dengan konsep STIFIn” pungkasnya. (Fz)