0 menit baca 0 %

ASN Konsisten !, Genjot Kesadaran Sholat Berjamaah di Kuantan Mudik

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan peran keagamaan di tengah masyarakat. Melalui program Safari Sholat Jamaah, ASN KUA Kuantan Mudik secara rutin berkunjung dari desa ke desa untuk bersilatur...

Kemenag (Kuansing)– Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan peran keagamaan di tengah masyarakat. Melalui program Safari Sholat Jamaah, ASN KUA Kuantan Mudik secara rutin berkunjung dari desa ke desa untuk bersilaturahmi sekaligus mengajak masyarakat menghidupkan masjid dengan ibadah berjamaah. (23/09/25)

Kali ini, rombongan KUA Kuantan Mudik melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Nurul Iman Desa Sungai Manau. Kehadiran ASN, penghulu, serta penyuluh agama disambut hangat oleh masyarakat dan pengurus masjid. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga wujud nyata KUA sebagai pelayan umat.

Dalam kesempatan itu, KUA Kuantan Mudik juga menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada pengurus masjid. Penyerahan dilakukan langsung oleh Penyuluh Agama Islam sebagai bentuk dukungan nyata terhadap syiar Islam, khususnya dalam meningkatkan literasi dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (23/09/25)

Penyuluh Fungsional Deli Asran, S.Ag, menyampaikan bahwa safari sholat berjamaah ini merupakan bagian dari Gerakan Kesadaran Sholat Berjamaah (GKSJ) yang dicanangkan Kementerian Agama. “Kami ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat ibadah dan silaturahmi. Dengan berjamaah, ada kekuatan spiritual dan kebersamaan yang tumbuh di tengah umat,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sungai Manau mengapresiasi kegiatan ini. Mereka berharap safari jamaah bisa terus berlanjut sehingga menjadi pengingat sekaligus penyemangat dalam menjaga sholat berjamaah di masjid.

Program rutin ini membuktikan bahwa kehadiran KUA tidak hanya dalam urusan administrasi keagamaan seperti pernikahan, tetapi juga aktif turun ke lapangan guna mendampingi, membina, dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (AS)