0 menit baca 0 %

Asyari Nur: DMI Diminta Cari Solusi Memeriahkan Masjid

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Jumlah Rumah Ibadah khususnya Masjid di Provinsi Riau mencapai ribuan unit, namun keberadaannya jamaahnya tidak semeriah jumlahnya. Bahkan ada beberapa masjid dan mushallah tetap kosong walaupun waktu shalat sudah masuk. Untuk itu tugas utama Dewan Mesjid Indonesia (DMI) khususnya...
Pekanbaru (Humas)- Jumlah Rumah Ibadah khususnya Masjid di Provinsi Riau mencapai ribuan unit, namun keberadaannya jamaahnya tidak semeriah jumlahnya. Bahkan ada beberapa masjid dan mushallah tetap kosong walaupun waktu shalat sudah masuk. Untuk itu tugas utama Dewan Mesjid Indonesia (DMI) khususnya Wilayah Provinsi Riau adalah mencari solusi untuk memeriahkan kembali Masjid- Masjid yang sudah terbangun dengan megah. Demikian diungkapkan Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Sabtu (28/5) saat memberikan pengarahan pada Rapat Perdana Persiapan Pelantikan Pengurus PW DMI Riau priode 2011- 2016 di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. Menurutnya, untuk mebangun sebuah masjid bukanlah perkara mudah karena butuh pembiayaan yang cukup besar dan waktu yang cukup lama. Namun setelah pembangunan, ternyata untuk memakmurkan Masjid merupakan perkara yang lebih sulit lagi, apalagi jumlah jamaah Masjid setiap saatnya bisa dihitung dengan jari, hanya satu dua orang saja. "Untuk itu melalui kesempatan ini saya mengahrapkan agar DMI dapat berperan aktif dengan mencari solusi yang tepat untuk memeriahkan Masjid. Sehingga masjid- masjid yang ada tidak hanya berisi saat waktu shalat tiba atau pada hari- hari besar keagamaan saja," ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Asyari juga mengharapkan agar DMI dapat memberikan bimbingan kepada imam, khatib dan bilal masjid, membuat rekomendasi standarisasi imam, dan khatib serta menyusun membuat standar manajemen Masjid. Termasuk membuat percontohan masjid mandiri dengan melakukan kegiatan- kegiatan yang menunjang kemakmuran Masjid di Riau. (msd)