Asyari Nur: Pendidikan Jantung Peradaban Sebuah Negara
Ringkasan:
Bagan Batu (Humas)- Pendidikan adalah jantung bagi kemajuan sebuah Negara dan pengetahuan adalah jantung bagi seseorang. Seperti yang tertuang dalam satu hadis yang artinya "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang kubur" ini menunjukkan pentingnya ilmu bagi seseorang dan upaya yang mesti terus-te...
Bagan Batu (Humas)- Pendidikan adalah jantung bagi kemajuan sebuah Negara dan pengetahuan adalah jantung bagi seseorang. Seperti yang tertuang dalam satu hadis yang artinya "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang kubur" ini menunjukkan pentingnya ilmu bagi seseorang dan upaya yang mesti terus-terusan dipelihara dalam kehidupan ini.
Demikian ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Ahad (20/2) pada sambutannya diacara Wisuda Sarjana Pendidikan Islam Angkatan VII Tahun Akademik 2010/ 2011 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan di Conventation Hall Bintang Mulia, Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Menurut Asyari Nur, menuntut ilmu merupakan sebuah ikhtiar yang tanpa henti, pendidikan dalam hidup peranan penting guna memajukan peradaban. Catatan historik memukau dari bangsa China yaitu setiap warga menerapkan konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong education). Sehingga berpengaruh pada mentalitas, budaya, dan kebiasaan bangsa China yang memiliki spirit perubahan dalam mengangkat tarap hidupnya melalui pembangunan peradaban.
"Saya sendiri mencoba mengaplikasikan hal tersebut dalam kehidupan saya, saya selalu belajar dan belajar. Sejak tahun 1980 an saya mualai mendirikan perguruan tinggi sampai saat ini, aktif sebagai dosen diberbagai universitas di Riau dan sedang menjalani kuliah S3 di Malaysia. Karena saya menganggap pengetahuan itu tidak ada habis- habisnya," tegas Asyari dihadapan Wisudawati dan wisudawan dari STAI Rohil.
Begitu juga dengan ratusan wisudawan dan wisudawati STAI Rohil yang akan diwisuda, hendaknya tidak berhenti di S1 saja, tapi harus terus mengejar ilmu pengetahuan baik melalui pendidikan formal maupun informal. Karena perkembangan teknologi saat ini seseorang tidak hanya bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dari bangku sekolah tapi bisa melalui berbagai media, seperti media massa cetak, internet dan lain sebagainya.
Selain itu, ilmu yang didapatkan selama ini hendaknya diaplikasikan dalam kehiduupan sehari-hari khususnya dalam penguatan agama. Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam, alumni STAIR harus bisa menjalankan misi dakwah dalam kehidupan masyarakat. Sehingga apa yang didapatkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak. (msd)