Kampar, ( Kemenag ) MAN 4 Kampar Plus Keterampilan menjadi salah satu madrasah yang dikunjungi tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rangka audit pengelolaan dana pendidikan tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan hari ini Rabu, 4/6/2025 yang dimulai pukul 13.30 WIB ini merupakan bagian dari audit nasional yang menyasar sejumlah madrasah di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru.
Audit BPKP kali ini mencakup lima aspek strategis:
1. Kondisi Sarana dan Prasarana seperti ruang belajar, laboratorium, fasilitas CBT, dan perpustakaan.
2. Verifikasi Guru Penerima Tunjangan Sertifikasi, termasuk dari jalur PNS (Yusfida Erma, M.Pd., Nur’aini, S.H.I., M.A., dan Najmi, S.Pd.I.), PPPK (Sri Darmayanti, S.Si., Suhendri, S.Pd., dan Desti Wardiana, S.Sos.), serta honorer (Suriyanis, S.Pd.I.).
3. Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan wawancara siswa penerima bantuan dari domisili terjauh.
4. Efektivitas Dana BOS dan SBSN dalam mendukung pembangunan dan perawatan fasilitas madrasah.
5. Kebijakan Kelembagaan dan Tata Kelola GTK, mencakup distribusi tugas, absensi, serta kepatuhan administrasi.
Kepala MAN 4 Kampar, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan audit ini. Dalam arahannya kepada tim dan guru, ia menegaskan kesiapan madrasah untuk bersikap terbuka dan profesional." Audit ini bukan hanya soal pengawasan, tapi juga peluang refleksi dan perbaikan. Kami menyambutnya dengan semangat transparansi dan siap menerima masukan demi kemajuan madrasah,” ujarnya.
Seluruh guru yang menjadi objek audit hadir tepat waktu dan telah menyiapkan dokumen pendukung. Proses verifikasi berlangsung kondusif dan disertai dialog yang produktif antara auditor dan pihak madrasah.
Meski berdekatan dengan hari libur nasional, pelaksanaan audit berjalan lancar berkat koordinasi yang solid antar unsur pimpinan, staf, dan guru. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi dari semangat Madrasah Mandiri dan Berprestasi, melalui tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berorientasi mutu. ( kj/fatmi )