Kampar ( Kemenag ) – Suasana sibuk dan penuh semangat tampak menyelimuti MAN 4 Kampar Plus Keterampilan sejak Kamis (29/5). Bukan tanpa alasan, madrasah ini tengah bersiap menghadapi audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang akan dimulai Senin, 2 Juni 2025.
Audit tersebut akan mengulas tuntas tiga bidang penting: Sarana dan Prasarana (termasuk pembangunan melalui SBSN dan fasilitas CBT), pengelolaan dana BOS dan PIP, serta peningkatan kualitas GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan).
“Ini bukan sekadar audit, ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa madrasah juga bisa dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Kepala MAN 4 Kampar, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., saat memimpin rapat koordinasi pagi tadi.
Mulai dari para wakil kepala, koordinator program, hingga staf tata usaha dan guru-guru, semua ikut turun tangan. Tumpukan dokumen, laporan bantuan pendidikan, data guru dan siswa, hingga daftar sarana prasarana terus diperiksa dan dilengkapi. Setiap detail diperhatikan—karena semua tahu, audit adalah cermin kualitas tata kelola lembaga.
“Ini tentang kepercayaan. Dana yang kita kelola harus bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administratif, tapi juga secara moral,” lanjut Arjuniwati.
Audit ini merupakan bagian dari pengawasan rutin oleh BPKP bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau. Tercatat delapan madrasah di Kabupaten Kampar akan diaudit, baik negeri maupun swasta. MAN 4 Kampar menjadi salah satu yang ditunjuk, mengingat penerimaan bantuan dari berbagai sumber seperti SBSN, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kepala madrasah harus serius. Data harus siap, dokumen harus lengkap. Ini kesempatan menunjukkan bahwa madrasah bisa dipercaya,”ujar Masnur, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kampar, dalam arahannya sebelumnya
Audit bukan sekadar “lolos” dari pemeriksaan. Bagi MAN 4 Kampar, ini adalah panggung untuk menunjukkan kemajuan. Madrasah ini tidak hanya fokus pada pengelolaan bantuan, tapi juga aktif dalam inovasi pendidikan, keterampilan siswa, serta pembinaan karakter.
Dengan semangat kolaboratif antar bidang, MAN 4 Kampar berharap dapat melewati proses audit ini dengan baik, tuntas, dan membawa citra positif bagi madrasah negeri. Pungkas Arjuni ( kj/fatmi )