Siak (Kemenag) – Kamis, (19/06/2025), Sariman, seorang Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak, Propinsi Riau, telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Mandau. Laki-laki kelahiran Desa Harapan Maju Kec. Sei Lepan Kabupaten Langkat propinsi Sumatera Utara pada tanggal 08 Mei 1985 ini tidak hanya fokus pada penyuluhan agama, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Sariman telah membina beberapa kelompok majelis taklim di Kecamatan Sungai Mandau dan sekitarnya, seperti Majelis Taklim Anum, Al Ikhsan I dan II, Nurul Hidayah, Al Amin, dan lain-lain. Dalam penyuluhannya, beliau menyampaikan tentang pentingnya menjaga lingkungan, terutama DAS Sungai Mandau, yang merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup.
Untuk menjaga kelestarian DAS Sungai Mandau, Sariman telah melakukan beberapa program, seperti bekerjasama dengan stakeholder untuk melakukan penanaman pohon di sekitar aliran sungai, membangun WC umum untuk mencegah masyarakat buang air besar di sungai, dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.
Kini, Sariman menjadi salah satu peserta Penyuluh Agama Islam Award Nasional Tahun 2025 mewakili Propinsi Riau dengan kategori Pelestarian Lingkungan. Karya tulis beliau dengan judul "Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Menjaga Daerah Aliran Sungai Mandau" menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan.
Masyarakat dapat memberikan dukungan kepada Sariman dengan mengisi link tanggapan publik di: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeAlxF475Ai6fgoZIKyFURWqK0AEvnaqpyI9PAUK5P1RZHIuw/viewform
Semoga apa yang dilakukan oleh Sariman dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan penyuluh lainnya untuk menjaga lingkungan dan mendapatkan hasil yang terbaik dalam ajang Penyuluh Agama Islam Award Nasional Tahun 2025. (Hd)