Kampar ( kemenag )– Usai menjalani libur Ramadhan dan Idulfitri 1446 H, santri Pondok Pesantren Al-Utsaimin kembali ke pondok pada Ahad (13/4/2025) dengan membawa semangat baru. Tanpa seremoni atau acara penyambutan, santri langsung diarahkan untuk menyerahkan isian kegiatan harian selama liburan, yang sebelumnya telah disiapkan oleh pihak pondok.
Setibanya di pondok, santri langsung diarahkan untuk menyerahkan isian kegiatan harian selama libur, berupa catatan ibadah, tilawah, hafalan, serta kegiatan keagamaan lainnya yang telah dipantau dan diparaf oleh orang tua atau wali. Lembar tersebut menjadi salah satu bentuk evaluasi mandiri selama berada di rumah.
Selain itu, para santri juga langsung membereskan kamar masing-masing, menyapu dan menata ruang tidur, serta menyusun pakaian dan perlengkapan pribadi di dalam lemari. Aktivitas ini menjadi bagian dari penanaman kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang terus dibiasakan sejak awal kepulangan.
Kita ingin suasana pondok langsung tertib dan nyaman begitu santri datang. Ini bagian dari karakter mereka agar terbiasa hidup teratur dan menjaga lingkungan, ujar salah seorang pembina.
Meskipun tanpa acara khusus, suasana pondok kembali hidup dengan kehadiran santri yang terlihat rindu pada rutinitas, pembelajaran, dan kebersamaan di lingkungan pesantren.
Dengan semangat baru pasca-Ramadhan, Pondok Pesantren Al-Utsaimin berharap seluruh santri dapat melanjutkan proses pendidikan dengan jiwa yang lebih matang, semangat yang terbarukan, serta akhlak yang semakin baik. ( fatmi/Hms PP Al Utsaimin )