Indragiri Hulu, (Inmas). Pada bulan Ramadhan, umat Islam tidak hanya dianjurkan memperbanyak ibadah di siang harinya saja, malam hari pun juga dianjurkan, diantaranya melaksanakan shalat sunnah tarawih dan witir setelah shalat Isya’.
Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya’. Shalat tarawih juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, seperti masjid dan mushala, karena merupakan bagian dari syiar Islam yang harus ditampakkan.
Beberapa hikmah shalat tarawih diantaranya, shalat sunnah paling utama; diampuni dosannya yang telah lalu; shalat tarawih berjamaah seperti qiyamul lail semalam penuh; meningkatkan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah; serta menyehatkan jasmani dan rohani. Sebelum shalat tarawih, biasanya ada ceramah ataupun santapan rohani ramadhan yang disampaikan dengan ringkas dan padat atau yang lebih akrab dikenal dengan nama kultum (kuliah tujuh menit) dengan beragam tema untuk menambah pengetahuan/pemahaman tentang Islam sekaligus peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Rabu 13 Maret 2024, Penghulu Ahli Madya/Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Lala, Samsul Hadi, S.H.I.,MH mengisi santapan rohani ramadhan di Masjid Nur Hidayah, Desa Kelawat, Kec. Sungai Lala. Tema/judul: “Keutamaan Puasa Ramadhan”. Hal yang disampaikan, Benteng Dari Siksa Api Neraka; Mendapat Pahala Tanpa Batas; Mendapat Kebahagiaan Bertemu Allah SWT; dan Mendapatkan Ampunan Dari Allah SWT.(tulang)