Rokan
Hilir (inmas)- Sebagai bentuk persiapan madrasah menuju Zona Integritas (ZI)
Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kepala
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau melalui
Bagian Tata Usaha menggelar acara di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Rokan
Hilir, Ujung Tanjung, Rabu (7/7).
Dalam
acara ini, hadir Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Kanwil Kemenag Riau Drs.
H. Asmuni, MA, Analis Kepegawaian Muda Ilfiananda, SH, Pelaksana Tugas (Plt)
Kakan Kemenag Rohil Drs. H. Naini, M.Pd.I, Kepala Subbag TU H. Khairul, S.Ag, Kepala
MTsN 1 Rohil Hasbullah, S.Ag, Kepala MTsN 2 Rohil Hj. Sori Alam Harahap,
S.Pd.I, Kepala MTsN 3 Rohil Asiyah, S.Pd.I, mewakili Kepala MAN 1 Rohil Indra,
S.Sos dan seluruh majelis guru. MTs N 1 Rohil.
Acara
diawali dengan pembacaan Al-Quran oleh H. Sulaiman, S.Ag, guru MTsN 1 Rohil
disambung pembacaan doa dipandu H. Dedi Safri dilanjutkan sambutan Plt Kakan
Kemenag Kab. Rohil, Drs. H. Naini, M.Pd.I
Mengawali
sambutannya H. Naini mengucapkan selamat datang kepada Kabag TU di MTsN 1 Rohil.
āinilah keadaan madrasah kami, kalau soal bangunan insyaa Allah sudah memadai
namun kami menginginkan adanya aula di MTs ini, supaya lebih mantap lagi jika
ada kegiatan,ā ungkapnya.
Plt juga
berterima kasih kepada Kepala MTsN 1 Rohil Hasbullah, SAg yang telah menyediakan
tempat dan menyambut kami dengan baik. H. Naini merencanakan kalau boleh diminta,
jika ada kunjungan kanwil ke Kemenag Rohil tempatnya bergantian apalagi yang berhubungan
dengan madrasah.
āKita
coba nanti jika ada kegiatan atau kunjungan di madrasah untuk di gilir, sekarang
di sini mungkin besok di MTsN 2, besoknya lagi di MTsN 3, di MAN 1 dan seterusnya,
agar pihak kanwil melihat keadaan madrasah kita,ā harapnya.
Selanjutnya
Plt menjelaskan tujuan kegiatan secara garis besar tentang Penilaian Mandiri Pembangunan
(PMP) Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Plt hanyalah
tugas tambahan saja, tugas pokoknya selaku Kasi Penmad. Jadi ia sangat mengerti
kiasan ZI yang tak ubahnya seperti akreditasi madrasah.
āPMPZI
tak ubahnya seperti akreditasi madrasah, kita akan diarahkan mengisi form penilaian
instansi kita sendiri terhadap apa yang telah dilakukan dalam tata kelola madrasah
melalui aplikasi online zona integritas,ā ungkapnya.
H. Naini
menjelaskan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas mencakup penilaian
terhadap dua komponen:Ā PengungkitĀ (Enablers) danĀ HasilĀ (Results).Ā PengungkitĀ adalah
seluruh upaya yang dilakukan Kementerian Agama dalam menjalankan fungsinya,
sedangkanĀ HasilĀ adalah kinerja yang diperoleh dari komponen
pengungkit. Hubungan sebab-akibat antara komponen pengungkit dan komponen hasil
dapat mewujudkan proses perbaikan bagi Kementerian Agama melalui inovasi dan
pembelajaran, dimana proses perbaikan ini akan meningkatkan kinerja Kementerian
Agama secara berkelanjutan. Komponen pengungkit sangat menentukan keberhasilan
tugas Kementerian Agama, sedangkan komponen hasil berhubungan dengan kepuasan
para pemangku kepentingan.
Lanjut
Plt, Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian
Agama dilaksanakan dengan tujuan:
1. Memudahkan
Kementerian Agama dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan
pembangunan zona integritas dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh
Kementerian Agama.
2. Menyediakan data/informasi bagi Kementerian Agama dalam rangka menyusun profil pelaksanaan pembangunan zona integritas pada Kementerian Agama.
Mengakhiri
sambutannya H. Naini berharap kepada kepala kepala madrasah negeri agar mempersiapkan
diri dengan dokumen data yang akurat, karena Rohil telah diusulkan masuk pilot
projek pada tahun 2022 nanti. (Nsh)