0 menit baca 0 %

Bahas Isian Asesmen Bakat Minat, MAN 1 Kuansing Gelar Sharing Session

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pada tanggal 20 Januari 2025, MAN 1 Kuantan Singingi Propinsi Riau mengadakan kegiatan Sharing Session dengan orang tua siswa kelas XII untuk membahas pentingnya isian Asesmen Bakat Minat.Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orang tua mengena...

Kuansing (Kemenag) - Pada tanggal 20 Januari 2025, MAN 1 Kuantan Singingi Propinsi Riau mengadakan kegiatan Sharing Session dengan orang tua siswa kelas XII untuk membahas pentingnya isian Asesmen Bakat Minat.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orang tua mengenai proses asesmen yang akan diikuti oleh siswa serta bagaimana mereka dapat mendukung anak-anaknya dalam mengisi asesmen ini secara tepat dan sesuai dengan minat serta potensi yang dimiliki.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Aula MAN 1 Kuansing pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh para orang tua siswa kelas XII yang antusias untuk mendalami lebih lanjut mengenai asesmen bakat dan minat. 

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Madrasah yang menyampaikan " bahwa asesmen ini sangat penting untuk membantu siswa dalam menentukan langkah-langkah mereka setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas, baik itu dalam memilih perguruan tinggi atau dunia kerja," ungkap H. Suhelmon.

Dalam sesi ini, para orang tua diberikan penjelasan oleh konselor madrasah yaitu guru Bimbingan Konseling (BK) mengenai tujuan dan manfaat asesmen bakat minat, serta cara-cara untuk mendukung anak-anak mereka agar dapat mengisi asesmen tersebut dengan jujur dan sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Konselor juga menekankan bahwa " asesmen ini bukan hanya untuk menentukan jurusan kuliah, tetapi juga sebagai alat untuk mengenali kekuatan dan kelemahan individu yang dapat membantu siswa merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik," ungkap Yanti.

Orang tua siswa sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pihak madrasah. 

" Kita sebagai orang tua mengucapkan rasa terima kasih karena diberikan wawasan yang lebih jelas tentang bagaimana mendampingi anak-anak mereka dalam menghadapi proses penting ini," ungkap Yani.

Beberapa orang tua juga meminta agar kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan untuk membahas topik-topik lain yang berkaitan dengan perkembangan anak-anak mereka.

Kegiatan sharing session ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana orang tua dapat mengajukan pertanyaan terkait pelaksanaan asesmen dan bagaimana mereka dapat memberikan dukungan terbaik untuk anak-anak mereka. Semangat kolaborasi antara pihak madrasah dan orang tua diharapkan dapat terus terjalin demi kesuksesan siswa dalam menentukan arah hidup mereka setelah lulus dari madrasah.

" Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua dan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi asesmen bakat minat dan membuat keputusan yang tepat untuk masa depan pendidikan dan karier mereka," tutup H. Suhelmon mengakhiri. (LZ)