Siak (Inmas) - Sabtu malam, ba'da isya (12/6/2021). Beberapa orang perwakilan dari guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan juga guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Tualang bersilahturrahmi ke rumah salah seorang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak daerah pemilihan (Dapil) Tualang, Androy Harahap.
Dalam silahturrahmi tersebut, perwakilan dari guru Madrasah di Kecamatan Tualang ini menyampaikan bahwa sudah 6 bulan guru-guru Madrasah se Kabupaten Siak tidak menerima Dana Bantuan Sosial (Bansos) Rombongan Belajar (Rombel) yang mana bantuan tersebut merupakan sumber gaji mereka.
Dari informasi yang didapat, Androy mengatakan bahwa Pencairan Dana Bantuan Sosial Rombel ini terkendala karena Peraturan Bupati (PerBup) yang mengatur tentang Pencairan Bansos Rombel tersebut belum selesai dibahas namun belum tau pasti PerBup ini terkendalanya di mana, apakah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) atau di Sekretariat Daerah (Sekda). “InsyaAllah Senin akan saya pertanyakan kepada yang terkait dan akan meminta yang terkait dengan hal ini agar cepat menyelesaikan PerBup ini, agar Bansos Rombel ini cepat dicairkan,” jelasnya.
Hadir dalam rombongan guru-guru Madrasah tersebut, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Tualang, Dedi Lasmana dan Sekretaris FKDT Tualang, Mijarisman. Dedi Lasmana, selaku Ketua FKDT Tualang mengatakan bahwa biasanya setiap akan lebaran Idul Fitri, guru-guru MDTA menerima gaji dari Dana Bansos Rombel, namun Idul Fitri 1442 H ini guru-guru MDTA tidak terima gaji. Dedi Lasmana berharap agar yang menjadi PerBup yang menjadi kendala ini cepat diselesaikan agar Hari Raya Idul Adha guru-guru MDTA bisa terima gaji. (Mj/Hd)