Bantan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Bantan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepada
generasi muda dengan melaksanakan kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah)
Jumat , (26/09/2025). Kegiatan ini berlangsung di MTsN 2 Bengkalis yang
beralamat di Jalan Beringin, Desa Selat Baru, dimulai pukul 08.30 hingga 11.00
WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Bantan,
Drs. H. Nasuha. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa remaja merupakan
aset bangsa dan agama yang harus mendapatkan perhatian serius, terutama dalam
menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pengaruh narkoba,
pergaulan bebas, serta derasnya arus globalisasi dapat mengancam moralitas dan
masa depan remaja jika tidak dibekali dengan pembinaan keagamaan yang tepat.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah MTsN 2 Bengkalis, Bapak
Sakri, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi
atas terpilihnya MTsN 2 Bengkalis sebagai tuan rumah kegiatan BRUS ini. Ia
berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan, karena sangat membantu
sekolah dalam membina akhlak, karakter, dan mental para siswa di tengah
tantangan kehidupan remaja saat ini.
Pada kesempatan tersebut, Syafriadi, S.Pd.I., M.Pd.,
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan, didapuk menjadi narasumber utama
dengan materi bertema:
“Bahagia Jadi Remaja Tanpa Narkoba dan Pergaulan Bebas:
Membangun Masa Depan Gemilang dengan Pilihan Bijak”.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa masa remaja
adalah masa emas yang menentukan arah kehidupan seseorang. Oleh karena itu,
setiap remaja harus berani menolak segala bentuk pengaruh negatif, seperti
narkoba, pergaulan bebas, dan perilaku menyimpang lainnya. Beliau juga
memaparkan berbagai dampak buruk narkoba bagi kesehatan fisik, mental, serta
masa depan pendidikan, sekaligus mengingatkan akan bahaya pergaulan bebas yang
bisa merusak kehormatan dan masa depan generasi muda.
Lebih lanjut, Syafriadi mengajak para remaja untuk
mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan mental dan fisik, serta membangun
lingkungan pergaulan yang sehat. Menurutnya, remaja bahagia adalah mereka yang
mampu mengisi waktu dengan hal-hal positif seperti belajar, beribadah,
berorganisasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. Ia menutup materinya dengan
ajakan agar remaja berani menjadi agen perubahan positif, bukan hanya untuk
dirinya sendiri, tetapi juga untuk lingkungan sekitarnya.
Kegiatan BRUS ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa
MTsN 2 Bengkalis. Para peserta terlihat aktif dalam sesi tanya jawab dan
interaktif yang diberikan narasumber. Banyak dari mereka yang mengajukan
pertanyaan seputar cara menghadapi godaan pergaulan bebas di era digital, serta
bagaimana membentengi diri dari pengaruh teman sebaya yang negatif.
Dengan adanya kegiatan ini, KUA Kecamatan Bantan berharap dapat melahirkan generasi muda yang kuat, sehat, berakhlak mulia, serta terbebas dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Lebih dari