0 menit baca 0 %

Bangun Jiwa dan Raga, MAN 2 Kepulauan Meranti Laksanakan P5P2RA sebagai Wujud Pendidikan Karakter

Ringkasan: Meranti(Kemenag)-Dalam upaya membentuk peserta didik yang berkarakter kuat, sehat jasmani dan rohani, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, MAN 2 Kepulauan Meranti menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil...

Meranti(Kemenag)-Dalam upaya membentuk peserta didik yang berkarakter kuat, sehat jasmani dan rohani, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, MAN 2 Kepulauan Meranti menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5P2RA). Mengusung tema “Bangunlah Jiwa dan Raga”, kegiatan ini berlangsung selama dua hari penuh makna, pada 18–19 Juni 2025, dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI Fase F.


Kegiatan ini diawali pada hari Rabu, 18 Juni 2025, dengan fokus pembentukan jiwa (mental dan spiritual). Bertempat di Aula Madrasah, para siswa mengikuti seminar bertajuk “Bahaya Narkoba dan HIV”. Seminar ini menghadirkan dua narasumber berkompeten: Aipda Shobirin dari Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat yang membahas secara lugas bahaya penyalahgunaan narkoba dan langkah-langkah pencegahannya, serta Legi Afrianti, dari UPT Kesehatan Anak Setatah yang mengulas secara ilmiah dan edukatif mengenai HIV/AIDS, mulai dari penularan, dampak kesehatan, hingga pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita.

Dalam pembukaan kegiatan ini, Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo menyampaikan harapan besar terhadap dampak kegiatan ini bagi perkembangan peserta didik.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar membentuk pribadi yang kuat, sehat, dan berkarakter. Mari kita jadikan madrasah sebagai tempat menempa jiwa dan raga, agar anak-anak kita tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang beriman, berilmu, dan berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya dengan penuh harap.

Fitrianingsih, selaku Koordinator P5P2RA, menjelaskan tujuan kegiatan ini dalam sambutannya. "P5P2RA bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi siswa secara menyeluruh, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Tema Bangunlah Jiwa dan Raga kali ini ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik sebagai pondasi generasi unggul bangsa,” ujarnya penuh semangat.

Lebih lanjut, Fitrianingsih juga memaparkan bahwa hidup di era digital adalah tantangan yang besar.

“Di era digital seperti sekarang, kita menghadapi tantangan luar biasa. Karena itu, sangat penting membentuk gaya hidup sehat dan seimbang agar peserta didik tumbuh optimal dan bisa memberi kontribusi positif di masyarakat,” tambahnya.

Semangat yang dibangun pada hari pertama, dilanjutkan keesokan harinya, Kamis, 19 Juni 2025, melalui kegiatan Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang menitikberatkan pada aspek pembinaan fisik (raga). Kegiatan ini berlangsung di lapangan madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XI yang terbagi dalam pasukan-pasukan sesuai kelas masing-masing.

Setiap pasukan tampil dengan penuh percaya diri, menghadirkan berbagai variasi gerakan kreatif dan seragam yang rapi. Sorak-sorai dukungan dari siswa lain menambah semangat dan kekompakan selama lomba berlangsung. Tim juri menilai berdasarkan ketepatan formasi, kerapian barisan, keserasian gerakan, serta inovasi yang ditampilkan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari aparat dan tokoh setempat. Sersan Sembiring selaku DanPos Ramil Rangsang Barat yang turut hadir sebagai undangan kehormatan sekaligus sebagai Juri dalam lomba PBB ini, memberikan motivasi kepada para siswa.

“Saya berharap dari madrasah ini akan lahir bibit unggul, terutama calon pengibar bendera di tingkat nasional. MAN 2 Kepulauan Meranti harus menjadi madrasah unggul dalam segala hal, mampu bersaing tidak hanya di daerah ini, tapi juga di kancah nasional,” ujarnya dengan semangat membara.

Kegiatan P5P2RA ini membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara menyenangkan dan bermakna. Dengan menggabungkan pembinaan jiwa melalui edukasi dan pembinaan fisik melalui kompetisi yang sehat, madrasah ini berkomitmen mencetak generasi muda yang kuat secara lahir dan batin.

Melengkapi semarak kegiatan tersebut, para siswa tak hanya menjadi peserta, tetapi juga aktor utama dalam membangun suasana edukatif dan inspiratif. Salah satu peserta lomba, Okta Kurniawan, siswa kelas XI Fase F1, membagikan kesan dan pesannya selama mengikuti rangkaian kegiatan P5P2RA.

“Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini, apalagi saat lomba baris-berbaris, kami benar-benar dilatih kerja sama dan disiplin. Waktu seminar juga membuka pikiran saya tentang bahaya narkoba dan HIV. Jujur, sebelumnya saya belum terlalu paham tentang dampaknya, tapi sekarang saya sadar betapa pentingnya menjaga diri dan memilih pergaulan yang sehat,” ungkapnya dengan antusias.

Okta juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini seharusnya terus dilakukan, karena sangat berdampak bagi siswa.

“Kegiatan ini bikin saya makin semangat belajar dan menjaga diri. Saya jadi merasa punya tanggung jawab lebih untuk jadi pribadi yang lebih baik. Harapan saya, ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan dan makin banyak melibatkan siswa,” ujar Okta dengan penuh semangat.

Tanggapan Okta mencerminkan betapa kegiatan P5P2RA tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi benar-benar menyentuh dan membentuk pola pikir serta sikap siswa. Dukungan siswa seperti ini menjadi bukti bahwa pembinaan karakter melalui pendekatan yang kreatif dan kontekstual bisa memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.

Melalui semangat gotong royong, disiplin, dan cinta tanah air yang tertanam dalam kegiatan ini, MAN 2 Kepulauan Meranti kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang bukan hanya mengajar, tetapi juga membentuk insan berakhlak mulia dan siap membangun Indonesia. ( HMS-DR )