Kuansing (Kemenag).
Dalam upaya memperkuat karakter Islami generasi muda, Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri, kembali menggelar pembinaan keagamaan bagi peserta binaan di Masjid Nur Hidayah, Pauh Angit. Ahad (26/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dan remaja setempat yang antusias menyimak setiap materi yang disampaikan.
Abandri menekankan pentingnya membangun akhlak mulia sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman. Ia menyampaikan bahwa karakter Islami merupakan pondasi utama dalam menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat.
“Remaja adalah generasi penerus yang kelak memegang tongkat estafet kepemimpinan. Jika mereka memiliki akhlak yang baik, maka masa depan umat dan bangsa akan lebih terarah,” ujarnya memberikan motivasi.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan yang membentuk pribadi beriman, berilmu, dan berakhlak.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi muslim sejati, yang tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam keseharian,” sambungnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para orang tua dan jama'ah masjid. Mereka berharap program pembinaan ini terus berlanjut agar para remaja lebih terarah dalam pergaulan dan tetap berada di jalur yang benar.
Dengan adanya pembinaan keagamaan rutin ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang berkarakter Islami, cinta masjid, serta siap menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekitar. (ABN)