0 menit baca 0 %

Bangun Komitmen Ketuntasan Belajar, MTsN 1 Inhu Dorong Kolaborasi Guru dan Pengawas

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan secara berkelanjutan. Pada (23/10/2025), MTsN 1 Indragiri Hulu menggelar pertemuan rutin bertajuk Membangun Komitmen Bersama untuk Ketuntasan Belajar yang dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Inhu, E...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan secara berkelanjutan. Pada (23/10/2025), MTsN 1 Indragiri Hulu menggelar pertemuan rutin bertajuk “Membangun Komitmen Bersama untuk Ketuntasan Belajar” yang dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Inhu, Ehirdamri, Kasi Penmad, Hendriadi, dan Pengawas Madrasah, Yeni Suryani Samaun. Kegiatan ini menjadi wadah refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak belajar secara tuntas dan merata.

Pertemuan ini tidak hanya membahas aspek administrasi pendidikan, tetapi juga berfokus pada strategi konkret untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Melalui kolaborasi antara guru, pengawas, dan pihak Kemenag, MTsN 1 Inhu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada hasil belajar siswa.

Dalam arahannya, Hendriadi menegaskan bahwa ketuntasan belajar bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang memastikan setiap siswa benar-benar memahami materi dan memiliki karakter yang kuat. “Guru harus menjadi fasilitator yang mampu menggerakkan potensi siswa. Ketuntasan belajar berarti memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ehirdamri menyampaikan pentingnya sinergi antarunit dalam mendukung program pendidikan madrasah. “Kemenag berkomitmen untuk terus mendampingi madrasah agar mampu menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Pertemuan rutin seperti ini penting agar kebijakan dan praktik pendidikan berjalan seimbang,” katanya.

Pengawas madrasah, Yeni Suryani Samaun, menambahkan bahwa tindak lanjut dari pertemuan ini adalah pendampingan intensif terhadap guru dan penerapan sistem evaluasi belajar berbasis capaian kompetensi. “Kami ingin setiap guru memiliki strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa. Ketuntasan belajar hanya dapat dicapai melalui proses yang terencana dan kolaboratif,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di MTsN 1 Inhu, sekaligus menjadi model pembinaan madrasah yang menempatkan kolaborasi dan inovasi sebagai kunci keberhasilan.

(Reski)