0 menit baca 0 %

Bangun Madrasah Sehat, MAN 1 Kepulauan Meranti Tanda Tangan MoU Bersama Puskesmas Alahair

Ringkasan: Meranti (Kemenag) - Momentum penting terjadi di Puskesmas Alahair yang ditandai dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang sangat diharapkan di antara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Meranti dengan Puskesmas Alahair, Rabu(4/9/2024).MoU ini bertujuan untuk memperkua...

Meranti (Kemenag) - Momentum penting terjadi di Puskesmas Alahair yang ditandai dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang sangat diharapkan di antara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Meranti dengan Puskesmas Alahair, Rabu(4/9/2024).

MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan dan pusat kesehatan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan peserta didik. 

Penandatanganan MoU ini merupakan tonggak sejarah bagi kedua belah pihak, yang telah bekerja sama dalam berbagai program kesehatan dan edukasi selama bertahun-tahun. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti Nuryaningsih dan pihak Puskesmas  Alahair dr. Verani Alendra sebagai kepala Puskesmas Alahair serta dihadiri oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Kepulauan Meranti Chantika Banjar Getih.

Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti mengucapkan terimakasih atas kerjasama ini dan dengan penandatanganan MoU Ini adalah langkah besar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi peserta didik. 

“Kerja sama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi masa depan para peserta didik. Terlebih MAN 1 Kepulauan Meranti yang merupakan bagian dari Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) saat ini, dan ini merupakan salah satu dari program SSK yang giatnya adalah Program Siaga Kependudukan yang lebih fokus kepada kesehatan fisik dan mental remaja", ungkap Yani.

Sementara itu, dr. Verani juga berkomitmen untuk terus mendukung MAN 1 Kepulauan Meranti dalam menjaga kesehatan peserta didiknya. 

"Dengan kerja sama ini, tentunya kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan edukasi kesehatan kepada siswa", ungkapnya.

Isi dari MoU ini mencakup berbagai aspek,  seperti skrining kesehatan kepada peserta didik termasuk kesehatan gigi, mulut, penyuluhan kesehatan, pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri, pemeriksaan dan pembinaan kantin sekolah dan lingkungan sekolah dan Pembinaan Sekolah Siaga Kependudukan.

Penandatanganan MOU ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang kuat antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan. 

Harapannya, kerja sama ini akan menjadi model inspiratif bagi madrasah-madrasah  lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lingkungan madrasah  melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan.(Ian)