Bantuan BAZDA Harus Tepat Sasaran
Ringkasan:
Kampar (Humas) – Bantuan Badan Amil Zakat (Bazda) Kab. Kampar harus tepat sasaran. Demikian salah satu poin yang di sampaikan oleh Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg yang juga merupakan Koodinator seksi Pendayagunaan Bazda Kab. Kampar dalam rapat peningkatan kinerja Bazda Kampar, K...
Kampar (Humas) – Bantuan Badan Amil Zakat (Bazda) Kab. Kampar harus tepat sasaran. Demikian salah satu poin yang di sampaikan oleh Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg yang juga merupakan Koodinator seksi Pendayagunaan Bazda Kab. Kampar dalam rapat peningkatan kinerja Bazda Kampar, Kkamis (14/02) di ruang rapat Kantor Bazda Komplek Islamic Center Kab. Kampar. Rapat tersebut di pipmpin langsung oleh Ketua Bazda Kab. Kampar Drs H Muhammad Sarjanis Muchtar dan di hadiri oleh wakil Ketua 1 H Zulkifli Syukur MA, Wakil Ketua 2 H Johar Arifin LC MA serta undangan lainnya.
Hakam menjelaskan, dalam menyalurkan bantuan-bantuan kepada Masyarakat hendakanya betul-betul orang yang pantas dan patut menerimanya. Hal ini dilakukan agar citra Bazda Kab. Kampar semakin baik dari tahun ke tahun di mata masyarakat. “ Bazda Kampar sebagai lembaga pengelolah zakat yang dipercaya mampu dalam membangkitkan ekonomi ummat, hendanya juga mampu melihatkan kinerja yang terbaik di mata masyarakatâ€, ungkap Hakam.
Hakam juga mengatakan, dalam menyalurkan bantuan hendaknya diserahkan langsung kepada mayarakat yang menerimanya dan jika memungkinkan, para wartawan diundang untuk menyaksikan secara langsung bantuan yang disalurkan oleh Bazda tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam menyalurkan bantuan bisa di informasikan kepada masyarakat melalui media yang ada. Hal ini juga dilakukan sebagai kontrol yang harus dilakukakn agar dalam penyalurannya tidak terjadi penilaian miring oleh masyarakat terhadap kinerja Bazda Kampar. “kita berharap, agar Bazda ini adalah lembaga yang bergerak dibidang penyaluran zakat, infaq dan shadaqah, dalam penyalurannya memenuhi aspek-aspek syari’ah dan tidak diboncengi oleh hal-hal yang bersifat politik praktisâ€, tutup Hakam. (ags)