Kampar (Kemenag) — Suasana semarak penuh warna tampak menghiasi lapangan MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Kamis (22/5/2025), saat madrasah ini menggelar Panen Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA). Dengan mengusung tema "Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengolahan Barang Bekas Menjadi Barang yang Bermanfaat", kegiatan ini menjadi bukti nyata kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa madrasah.
Sebagai puncak dari proses pembelajaran berbasis projek, Panen Karya ini menyuguhkan beragam inovasi siswa dalam mengolah limbah menjadi benda yang memiliki nilai guna dan estetika. Mulai dari tas dan tempat sampah dari limbah botol plastik, pot bunga dari botol bekas, hingga hiasan dinding dari kardus dan kain perca—semuanya hasil tangan terampil siswa MAN 4 Kampar yang dikerjakan dengan penuh semangat kolaboratif.
Lapangan madrasah pun disulap menjadi galeri terbuka yang memamerkan lebih dari sekadar hasil karya—ia menyuarakan pesan cinta lingkungan dan keberanian untuk berinovasi. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika, guru, siswa, dan para tamu undangan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa serta tim guru pembimbing.
> “Hari ini kita melihat, bagaimana barang yang dianggap tak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan indah. Ini bukan sekadar karya seni, tapi juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan kita,” ujar Arjuniwati dalam sambutannya
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sri Darmayanti, S.Si., turut memberikan dukungan terhadap pentingnya P5RA sebagai bagian integral dari pendidikan karakter.
Melalui projek ini, kami ingin membentuk generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan kecintaan terhadap bumi. Ini adalah pendidikan yang membumi dan menyentuh realita,” ungkapnya
Sementara itu, Koordinator P5RA, Desti Wardiana, S.Sos., memberikan apresiasi kepada siswa dan seluruh guru fasilitator yang telah berperan aktif.
“Karya-karya yang ditampilkan adalah hasil dari proses panjang, dari ide, diskusi, hingga eksekusi. Saya bangga atas semangat siswa dan dedikasi guru dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Di akhir acara, Kepala Madrasah bersama tamu undangan melakukan kunjungan ke setiap stan galeri dan memberikan penghargaan bagi karya terbaik dari tiap kelas. Tidak hanya sebagai ajang unjuk kreativitas, Panen Karya P5RA ini juga menjadi momentum penting dalam menanamkan semangat reduce-reuse-recycle (3R) sebagai gaya hidup berkelanjutan.
Dengan semangat “green creativity”, MAN 4 Kampar Plus Keterampilan membuktikan komitmennya untuk mencetak generasi madrasah yang berdaya cipta, berakhlak, dan peduli lingkungan. (Fatmi/kj)