0 menit baca 0 %

BAZ Riau dan Kemenag Rohul Tinjau Pesanggarahan Ternak Zakat

Ringkasan: PEKANBARU (BAZ) Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Provinsi Riau, Drs H Auni M Noor MSi dan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau pesanggarahan peternakan kambing BAZNAS Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/1/2013) bertempat di Desa Cikembar Kec Cikembar, Kab Sukabumi,...
PEKANBARU (BAZ) Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Provinsi Riau, Drs H Auni M Noor MSi dan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau pesanggarahan peternakan kambing BAZNAS Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/1/2013) bertempat di Desa Cikembar Kec Cikembar, Kab Sukabumi, Jawa Barat. Peninjau tersebut rangkaian acara dari Rakernas BAZNAS yang diikuti oleh Pengurus BAZNAS Pusat dan Pengurus BAZNAS 33 Provinsi Seluruh Indonersia. BAZNAS Provinsi Riau diwakili oleh 2 orang yaitu Ketua BAZ Riau Drs H Auni M Noor Msi dan Ketua Bidang Litbang BAZ Riau, yang juga Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA. Peninjaun pesanggarahan ternak ini dilakukan usai peserta Rakernas mengikuti peresmian gedung 1000 kantor layanan zakat BAZNAS Sukabumi di Kota Sukabumi. Peninjauan ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan atas pelaksanan Rakernas BAZNAS yang dilaksanakan selama 3 hari, yaitu 15 s/d 17 Januari 2013 di Bogor dan Sukabumi. Ketua BAZ Riau Drs H Auni M Norr Msi di sela-sela acara peninjauan pesanggarahan ternak zakat, menyatakan bahwa peternakan kambing yang dilakukan BAZNAS Kec Cikembar Kab Sukabumi ini, termasuk kreatif dalam bidang pemberdayan zakat. Dan ini patut dicontoih oleh Pengurus BAZNAS lain di seluruh Indonesia. Sementara itu Kakan Kemenag Rohul yang juga Ketua Bidang Litbang BAZ Riau, Drs H Aqhmad Supardi Hasibauan MA, menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh BAZNAS Kec Cikembar ini, salah satu langkah maju dalam bidang pemberdayaan zakat, termasuk pemberdayaan mustahiq zakat. “Saya melihat apa yang dilakukan BAZNAS Cikembar ini, telah dapat mengentaskan fakir miskin dari kemiskinanya. Dan yang paling penting lagi, dana zakat tersebut tidak habis atau hilang begitu saja. Dana zakat dalam bentuk kambing tetap ada, dan fakir miskin dapat mengambil hasil manfaatnya, ‘ tegas Ahmad Supardi.***(Ash).