Dumai (Kemenag) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 1 Kota
Dumai sukses menyelenggarakan Bazar Panen Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5–P2RA) bertema “Bioteknologi Konvensional.”
Kegiatan ini dipusatkan di halaman madrasah dan menampilkan beragam hasil
olahan fermentasi khas Nusantara, di antaranya tapai ubi, tempe, dan tapai
pulut hitam, Kamis (21/11/2025)
Acara yang dipimpin oleh Rena Roy ,S.Si selaku koordinator
pelaksana ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan kompetensi,
kreativitas, serta pemahaman mereka tentang bioteknologi sederhana melalui
praktik langsung. Para siswa dari berbagai kelas berperan aktif dalam proses
produksi, pengemasan, hingga memasarkan produk kepada pengunjung bazar.
Menurut Rena Roy, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang
pamer hasil pembelajaran, tetapi juga melatih mental kewirausahaan siswa.
“Melalui proyek ini, siswa belajar bagaimana suatu produk fermentasi dibuat
dengan teknik tradisional sekaligus memahami nilai ekonomi dan budaya di
baliknya. Kami bangga melihat antusiasme mereka,” Jelas Koordinator Pelaksana.
Bazar berlangsung meriah dengan kehadiran guru, tenaga
kependidikan, dan siswa yang turut memberikan dukungan. Pengunjung tampak
antusias mencicipi sekaligus membeli produk yang ditampilkan. Setiap stand
menampilkan kreativitas masing-masing kelompok, mulai dari desain kemasan, cara
penyajian, hingga penjelasan proses fermentasi yang informatif.
Kepala MTs N 1 Kota Dumai Sri Mayang Mandra menyampaikan
apresiasinya terhadap kerja keras siswa dan guru pendamping. Sri Mayang Mandra
Juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan implementasi nyata
Kurikulum Merdeka yang menekankan karakter, kolaborasi, dan pembelajaran
berbasis pengalaman.
Dengan terselenggaranya Bazar Panen Karya P5–P2RA ini, MTs N
1 Kota Dumai berharap kemampuan literasi sains, kreativitas, serta jiwa
kewirausahaan siswa semakin berkembang, sekaligus memperkenalkan kekayaan
tradisi olahan fermentasi Indonesia kepada generasi muda.(Yuli/Ayu)