0 menit baca 0 %

Bekal Menuju Pelaminan: Malik & Serli Hadiri Bimwin"

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 18 September 2025 Dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi calon pengantin (catin).Keg...

Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 18 September 2025 – Dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi calon pengantin (catin).

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 18 September ini dilaksanakan di Gedung MDTA Darussalam, Desa Koto Baru, dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara ini ditaja oleh Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kecamatan Singingi Hilir dengan dukungan penuh dari KUA sebagai pelaksana teknis urusan pernikahan di wilayah kecamatan.

Salah satu pasangan calon pengantin yang mengikuti kegiatan ini adalah Malik Abdul Aziz, warga Simpang Raya, dan pasangannya Serli Dwi Septiana dari Desa Sumber Jaya. Kedua calon pengantin ini tampak antusias dan serius mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Kegiatan ini mencakup berbagai materi penting seputar kehidupan rumah tangga, mulai dari:

Pengenalan hak dan kewajiban suami-istri,

*Komunikasi yang sehat dalam rumah tangga,

*Manajemen konflik,

*Pengelolaan ekonomi keluarga,

hingga pembinaan nilai-nilai keagamaan dalam membangun rumah tangga Islami.

Kepala KUA Singingi Hilir, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa bimbingan pranikah ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan kepada calon pengantin sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Menurut beliau, angka perceraian yang terus meningkat menjadi tantangan serius, dan salah satu cara untuk menekannya adalah dengan mempersiapkan pasangan muda melalui edukasi sejak dini.

"Pernikahan bukan hanya tentang cinta, tetapi juga komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan mental serta spiritual. Kegiatan ini sangat penting sebagai langkah awal membangun rumah tangga yang harmonis," ujarnya.

Selain itu, BP4 Kecamatan juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pasangan, pengelolaan emosi, serta perencanaan masa depan keluarga, termasuk peran orang tua dalam mendidik anak-anak kelak.

Kegiatan ini berlangsung dengan suasana hangat, penuh interaksi, serta diselingi sesi tanya jawab yang membahas persoalan-persoalan aktual dalam kehidupan rumah tangga. Para peserta, termasuk Malik dan Serli, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan dan ilmu yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan bimbingan pranikah ini, diharapkan setiap pasangan calon pengantin dapat lebih siap secara lahir dan batin dalam membina rumah tangga, memahami arti penting pernikahan dalam Islam, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan berkeluarga dengan lebih matang dan bijaksana.

Semoga pasangan Malik Abdul Aziz dan Serli Dwi Septiana serta seluruh peserta bimbingan lainnya dapat mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta menjadi generasi yang membawa keberkahan bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya.(MB)