Siak (Kemenag) - Sabtu,
(22/06/2024), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui Seksi Pendidikan
Islam bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi
(Kemendikbud-Ristek), Pascasarjana Universitas Riau (UNRI) mengadakan pelatihan
"Peningkatan Kemampuan Menyusun Rencana Evaluasi Pembelajaran (REP)
Berbasis Konsep Objective Test dan Subjective Test" bagi guru-guru mata
pelajaran umum (Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS),
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) di Madrasah Tsanawiyah (MTs)
dan Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Siak.
Acara pembukaan dilaksanakan di
Aula MTsN 1 Siak dengan dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Resman Junaidi yang membuka secara resmi
kegiatan pelatihan didampingi dosen Pascasarjana UNRI selaku narasumber dan 77
orang guru yang terdiri dari 59 orang guru MTs dan 18 guru MA.
Dalam sambutannya, Resman Junaidi
menyampaikan bahwa pelatihan Peningkatan Kemampuan Menyusun Rencana Evaluasi
Pembelajaran (REP) Berbasis Konsep Objective Test dan Subjective Test ini
sangat penting diketahui oleh tenaga pendidik sekaligus sebagai bahan evaluasi
terhadap kemampuan dalam menyusun REP selama ini.
"Melalui momen yang baik
ini, bersama dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, tentunya pelatihan
ini penting dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun
REP dengan berbasis konsep objective test dan subjective test sehingga saya
optimis mutu madrasah akan semakin berkualitas," ungkapnya.
Setelah acara pembukaan
dilaksanakan, selanjutnya kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Tiga titik
lokasi yakni Aula MAN 1 Siak untuk guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris, MTsN 1 Siak untuk guru Mata Pelajaran IPA dan Matematika dan
MTs Al Fatah Siak untuk guru Mata Pelajaran IPS.
Adapun yang bertindak sebagai Instruktur pada kegiatan ini Prof. Dr . Fadly Azhar , Dipl. M.Ed. Dan Dr. Putri Yuanita, M.Ed. Sebagai informasi gambaran, test objective adalah konsep memberikan jawaban yang benar atau salah dan dapat dinilai secara objektif. Sebaliknya, test subjective dievaluasi menggunakan kriteria yang telah ditentukan dan melibatkan tingkat penilaian tertentu. (Hd)