0 menit baca 0 %

Belajar Fardu Kifayah, Siswa Kelas 9 MTsN 1 Siak Antusias Laksanakan Praktik Penyelenggaraan Jenazah

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Dalam rangka memperdalam pemahaman dan keterampilan peserta didik terhadap pelajaran Fikih, siswa kelas 9 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Siak melaksanakan praktik penyelenggaraan jenazah pada (Rabu, 08/10/2025). Kegiatan ini mencakup empat tahapan utama, yaitu memandikan, mengk...

Siak (Kemenag) - Dalam rangka memperdalam pemahaman dan keterampilan peserta didik terhadap pelajaran Fikih, siswa kelas 9 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Siak melaksanakan praktik penyelenggaraan jenazah pada (Rabu, 08/10/2025). Kegiatan ini mencakup empat tahapan utama, yaitu memandikan, mengkafankan, menyolatkan, dan menguburkan jenazah (secara simulasi).

Kegiatan praktik ini dipandu oleh guru Fikih Muhammad Sadli dan Sarni Padang, yang memberikan penjelasan menyeluruh mengenai tata cara serta adab dalam menangani jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari persiapan alat, praktik memandikan dan mengkafankan, hingga simulasi shalat dan pemakaman.

Muhammad Sadli dalam kesempatan ini menyampaikan praktik penyelenggaraan jenazah sangat penting dalam mata pelajaran fikih sebagai bekal dasar untuk siswa di masa yang akan datang. “Praktik penyelenggaraan jenazah ini merupakan bagian penting dari pembelajaran Fikih. Kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa fardu kifayah adalah kewajiban yang harus dipahami dan mampu dilaksanakan oleh setiap muslim. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu secara teori, tetapi juga langsung berlatih sehingga lebih mudah memahami langkah-langkahnya. Harapannya, setelah mereka lulus nanti, siswa siap berperan di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu pelaksanaan ibadah yang sangat mulia ini. Selain itu, kegiatan ini juga melatih rasa empati, kedisiplinan, dan kebersamaan, karena dalam penyelenggaraan jenazah dibutuhkan kerja sama dan sikap saling menghormati”, ungkapnya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan pemahaman praktis dan rasa tanggung jawab keagamaan pada diri siswa. Melalui praktik langsung ini, diharapkan mereka tidak hanya memahami teori dari buku pelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan, empati, dan kesiapan dalam melaksanakan ibadah fardu kifayah di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Siak, Ahmad Hilal menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Pembelajaran seperti ini sangat penting agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan spiritual dan sosial,” ungkap Hilal.(Ys/Fz)