0 menit baca 0 %

Belajar Sejak Dini Bagaikan Mengukir di Atas Batu

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) 11 November 2025, - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Inuman Bardias, melaksanakan bimbingan buta aksara Alquran di SMPN 2 InumanKegiatan belajar sejak dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.

Kuansing (Kemenag) 11 November 2025, - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Inuman Bardias, melaksanakan bimbingan buta aksara Alquran di SMPN 2 Inuman

Kegiatan belajar sejak dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Seperti pepatah mengatakan, belajar sejak dini bagaikan mengukir di atas batu, artinya ilmu yang diajarkan sejak kecil akan melekat kuat dan menjadi bekal berharga dalam kehidupan. Hal inilah yang tampak dari semangat para siswa yang mengikuti kegiatan belajar Al-Qur’an di salah satu ruang belajar sekolah.

Dalam suasana yang penuh ketenangan, para siswa tampak duduk berkelompok di atas hamparan karpet, masing-masing memegang buku iqrak. Mereka membaca huruf demi huruf dengan bimbingan guru. 

Para guru dengan penuh kesabaran membimbing siswa satu per satu, memastikan setiap bacaan  dibaca dengan benar. Suasana kekeluargaan terasa hangat, menunjukkan betapa pentingnya peran pendidik dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia sekolah.

Selain memperdalam ilmu agama, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kesabaran, dan rasa tanggung jawab. Dengan belajar sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan beriman kuat.

Melalui kegiatan seperti ini, pesan moral yang terkandung dalam pepatah belajar sejak dini bagaikan mengukir di atas batu benar-benar terwujud. Ilmu yang diperoleh tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi cahaya penerang dalam menapaki jalan kehidupan yang penuh tantangan.