0 menit baca 0 %

Belajar Tanpa Batas, Staf KUA Batang Cenaku Tingkatkan Kompetensi Lewat Program Kemenag Pintar

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dua Staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Cenaku, Malikul Hidayah dan Agan Aliyudin, menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kualitas diri dengan mengikuti kegiatan belajar mandiri melalui program Kemenag Pintar pada Selasa, 23 September 2025.

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dua Staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Cenaku, Malikul Hidayah dan Agan Aliyudin, menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kualitas diri dengan mengikuti kegiatan belajar mandiri melalui program Kemenag Pintar pada Selasa, 23 September 2025. Program pembelajaran digital yang diinisiasi oleh Kementerian Agama ini menjadi sarana strategis bagi aparatur untuk terus mengasah kompetensi dan profesionalitas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Program Kemenag Pintar hadir sebagai inovasi pembelajaran daring yang memungkinkan ASN Kemenag untuk belajar di mana pun dan kapan pun. Salah satu peserta aktif, Agan Aliyudin, bahkan telah berhasil menuntaskan sejumlah materi pelatihan dan memperoleh beberapa sertifikat kompetensi. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan kemajuan teknologi dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan aparatur yang adaptif dan berdaya saing.

“Belajar tidak boleh berhenti hanya karena waktu dan tempat. Melalui Kemenag Pintar, kami bisa terus menambah ilmu dan memperluas wawasan tanpa meninggalkan tugas pelayanan di KUA,” ungkap Agan Aliyudin saat ditemui setelah menyelesaikan sesi belajar mandiri.

Menurutnya, materi yang disajikan dalam platform ini sangat relevan dengan kebutuhan ASN, terutama dalam memahami tata kelola layanan keagamaan yang lebih efektif.

Sementara itu, Malikul Hidayah menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat integritas dan semangat pengabdian.

“Masyarakat berharap pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah. Maka kami juga harus terus belajar agar mampu menjawab harapan itu dengan profesionalisme,” ujarnya.

Dampak dari keterlibatan ASN KUA Batang Cenaku dalam program Kemenag Pintar terasa langsung bagi masyarakat. Pelayanan administrasi keagamaan menjadi lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan umat. Secara tidak langsung, program ini juga menumbuhkan budaya belajar di kalangan ASN yang pada akhirnya memperkuat kualitas birokrasi publik.

Dengan semangat learning society, Kemenag Kabupaten Indragiri Hulu terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu. Melalui Kemenag Pintar, transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama bukan lagi wacana, melainkan langkah nyata menuju aparatur yang cerdas, berilmu, dan berdaya guna bagi masyarakat.

(Reski)