Bengkalis ( Kemenag )--- Kabupaten Kampar kembali bersyukur atas prestasi membanggakan yang diraih kafilahnya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Bengkalis. Salah satu penyumbang prestasi itu adalah Bening, santri kelas XI Pondok Pesantren Al Fauzan Bangkinang Kota, yang berjaya di Cabang Hadits 500 Tanpa Sanad. Jumat, 5/7/2025
Putri dari pasangan Ibu Nina Andari dan Bapak Radjunel Jasra ini tampil memukau dan penuh percaya diri. Di bawah bimbingan pembina hadits di pondok, Bening menunjukkan kemampuan luar biasa dalam hafalan dan penguasaan teks hadits, yang menempatkannya sebagai salah satu peserta terbaik cabang ini.
Capaian tahun ini melanjutkan konsistensi prestasi Bening di dunia MTQ. Berikut adalah sederet prestasi yang telah ia raih selama tiga tahun terakhir:
Terbaik I MTQ Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2023
Harapan I MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2023
Terbaik I MTQ Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2024
Terbaik II MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2024
Terbaik I Seleksi MTQ Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2025
Kini di MTQ Provinsi Riau 2025, Bening kembali menunjukkan performa luar biasa dan membuktikan bahwa kegigihan, ketekunan, dan bimbingan yang tepat akan menghasilkan prestasi yang membanggakan, baik bagi pondok, orang tua, maupun daerah.
Selain gemilang di dunia MTQ, Bening juga dikenal sebagai santri berprestasi di bidang akademik. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan ilmiah dan keorganisasian, menjadikannya sosok santri yang seimbang antara ilmu dunia dan akhirat.
“Bening adalah contoh santri ideal. Tekun, cerdas, dan rendah hati. Prestasinya tahun ini adalah hasil kerja keras bertahun-tahun,” ungkap Novianti, S.Si pembimbing yang telah mendampingi Bening sejak awal menekuni cabang hadits.
Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Kampar yang tahun ini menempati peringkat ke-6 Provinsi Riau dalam perolehan nilai keseluruhan MTQ. Prestasi Bening menjadi bukti bahwa pondok pesantren di Kampar memiliki potensi besar dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berprestasi di segala lini. ( Fatmi )