Kampar (Kemenag) – Pada Senin (14/04/2025)
pasca Ramadhan, Taufiqur Rahman, salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa
kembali melakukan penyuluhan di TPQ Al-Muhajirin di Desa Sawah Baru dan TPQ Al-Hidayah
di desa Desa Pulau Rambai Kec.Kampa.
Dalam rangka meningkatkan
pemahaman siswa terhadap Al-Quran, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kampa rutin
mengadakan penyuluhan pemberantasan buta aksara Al-Quran sebanyak lima kali
dalam sepekan. Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan para orang
tua yang berdomisili di dua desa ini.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah
kami mulai kembali setelah bulan Ramadhan dan libur Idul Fitri tahun ini. Antusias
yang tinggi juga diperlihatkan oleh para santri TPQ sehingga mudah-mudahan
program ini benar-benar memberantas buta aksara Al-Qur’an oleh generasi penerus
bangs akita,” ujar Taufiqur Rahman.
Selain itu, kegiatan ini juga
sangat disupport oleh Syafi'i S.T, yang merupakan Kepala Desa Sawah Baru dan Sahidun
Firdaus, yakni Kepala Desa Pulau Rambai. Pemimpin tertinggi dari kedua desa itu
juga menghimbau para orang tua untuk mengantarkan anak nya mengaji di TPQ guna
untuk mengurangi dampak kenakalan remaja.
“Daerah kita Kabupaten Kampar
termasuk di Kecamatan Kampa ini sangatlah kental dan menjunjung tinggi
nilai-nilai agama. Jangan sampai hal tersebut terputus di generasi tua. Dan
dengan program dari Penyuluh Agama Islam ini kami sangat berharap anak-anak di
Desa kami adalah anak-anak yang cinta dengan Al-Qur’an,” ujar Syafi’I dan
disambut setuju oleh Sahidun Firdaus.
Diharapkan, dengan adanya
penyuluhan ini, para santri dapat mengamalkan ilmu yang didapat dan menjadi
generasi yang sadar akan mengamalkan Al-Quran sebagai bagian dari pilar Islam
yang harus dijalankan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk
karakter santri agar tercipta lingkungan yang diberkahi oleh Allah SWT. Dengan
adanya kegiatan seperti diharapkan nilai-nilai Islam dapat terus diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari.
(Cicy/Taufiqur)