Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya melaksanakan kegiatan koordinasi penyuluhan keagamaan dengan fokus utama memberantas buta aksara Al-Qur'an di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Sentajo Raya sebagai salah satu wujud sinergi antar lembaga pendidikan dan KUA dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an bagi generasi muda. Kegiatan ini pada Kamis 23 Januari 2025 di ruang kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sentajo Raya.
Program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an merupakan bagian dari agenda strategis KUA Kecamatan Sentajo Raya yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam sejak usia sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan visi Kementerian Agama untuk menciptakan generasi yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.
Dalam rangkaian kegiatan koordinasi ini, tim penyuluh agama melakukan audiensi dengan kepala sekolah, guru agama Islam, serta perwakilan siswa. Diskusi difokuskan pada penyusunan jadwal pelaksanaan penyuluhan, metode pengajaran yang efektif, dan evaluasi keberhasilan program. Penyuluh Agama Islam juga memberikan masukan terkait pentingnya pendekatan berbasis teknologi dan pengintegrasian nilai-nilai keagamaan ke dalam kurikulum ekstrakurikuler.
Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya Rindra Febrian dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara KUA dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, terutama dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an. “Anak-anak usia SMA adalah generasi penerus bangsa yang harus dibekali dengan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun masyarakat yang Qur'ani,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sentajo Raya Afrizal menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik melalui penyediaan fasilitas belajar maupun pendampingan tenaga pendidik. Ia berharap sinergi ini mampu menciptakan suasana religius di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Bisa nanti menyasar bacaan Sholat, gerakan dalam sholat, serta penyelenggaraan Jenazah, jadi ini mohon perhatian Bapak Ibu penyuluh Agama Islam juga ucap Kepala Sekolah.
Sebagai tindak lanjut dari koordinasi ini, program penyuluhan direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap, dengan materi yang mencakup pengenalan dasar huruf hijaiyah, tajwid, serta pemahaman kandungan Al-Qur'an. Selain itu, metode pembelajaran akan melibatkan pendekatan interaktif melalui aplikasi digital dan simulasi baca Al-Qur'an berbasis kelompok untuk meningkatkan minat siswa.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan pelajar, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan KUA dalam upaya membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
" Dengan sinergi yang baik, target pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an di Kecamatan Sentajo Raya diharapkan dapat tercapai secara maksimal. Juga bisa belajar bersama sama guru guru yang ada di SMA Negeri 1 Sentajo Raya," ungkap Ridwan optimis.(RDW)