Mandau (Kemenag) – Aula KUA Mandau kembali menjadi saksi
semangat para calon pengantin dalam Bimbingan Perkawinan Mandiri
Angkatan XI, Kamis (21/8/2025). Kali ini, giliran Pit Era Yenti
tampil menyampaikan materi penting tentang konsep keluarga sakinah.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, Pit Era Yenti
mengawali materinya dengan diskusi ringan bersama peserta. Ia mengajukan
pertanyaan sederhana namun bermakna: “Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar istilah keluarga
sakinah?” Pertanyaan tersebut langsung memancing respons antusias
dari para peserta.
Rindi, salah seorang peserta, dengan penuh keyakinan
menjawab, “Keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang dan
tentram, harmonis.” Jawaban itu disambut anggukan setuju dari
rekan-rekannya yang lain.
Pit Era Yenti pun menegaskan bahwa keluarga sakinah
bukanlah sekadar cita-cita, melainkan tujuan nyata yang bisa diwujudkan jika
pasangan membangun rumah tangga dengan iman, cinta, komunikasi yang sehat,
serta tanggung jawab bersama. “Ketenangan dan keharmonisan
tidak datang begitu saja, tetapi harus diusahakan bersama. Suami dan istri
perlu saling melengkapi, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam setiap
kondisi,” ungkapnya.
Materi yang disampaikan tidak hanya mengupas teori, tetapi
juga dilengkapi dengan contoh kehidupan sehari-hari yang mudah dipahami oleh
para peserta. Suasana diskusi menjadi cair, sesekali diwarnai tawa kecil, namun
tetap sarat makna.
Bimwin Angkatan XI ini menjadi wadah penting bagi calon
pengantin untuk memahami dasar-dasar membangun rumah tangga yang kokoh. Dengan
bekal seperti konsep keluarga sakinah, para peserta diharapkan siap melangkah
ke jenjang pernikahan dengan kesadaran bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan
cinta, tetapi juga sebuah ikhtiar mewujudkan keluarga yang penuh kedamaian.