0 menit baca 0 %

Beredar Informasi Palsu Mengatasnamakan KSKK Madrasah, H. Ibrahim: Tetap Waspada Itu Hoaks

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag)  - Menginformasikan kepada Warga Madrasah di seluruh Indonesia bahwa telah beradar informasi palsu yang mengatasnamakan Direktorat Perizinan  Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk pengajuan persyaratan pendaftaran pendirian baik...

Bengkalis (Kemenag)  - Menginformasikan kepada Warga Madrasah di seluruh Indonesia bahwa telah beradar informasi palsu yang mengatasnamakan Direktorat Perizinan  Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk pengajuan persyaratan pendaftaran pendirian baik pihak yayasan maupun personalia dengan meminta sejumlah dana sebesar Rp. 2 500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk biaya administrasi sebagai kelancaran pengelolaan sistem. 

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD. Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Ibrahim mengingatkan agar berhati-hati dan selalu waspada karena informasi itu adalah tidak benar (hoaks) alias palsu dan bertentangan dengan aturan dan regulasi yang ada di Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Saya mengingatkan kepada seluruh warga madrasah agar berhati-hati dan selalu waspada karena Kementerian Agama melalui aksi bersih-bersih dari Menteri Agama RI Prof. Dr. Nazarudin Umar kini Kementerian Agama Republik Indonesia terus melakukan aksi bersih-bersih dan berkomitmen untuk memberantas praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dilembaga yang beliau Pimpin. Melalui sistem tata persuratan yang kini sudah dikembangkan pada Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang dimiliki Kementerian Agama (Kemenag) sangat membantu pengelolaan arsip dan tata kelola persuratan pemerintahan berbasis elektronik dan itu bisa kita ketahui keabsahan dari suatu surat baik surat masuk maupun surat keluar”.

H. Ibrahim juga berpesan kepada warga Madrasah yang menerima informasi  tersebut agar segera melakukan konfirmasi pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi maupun Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia. 

"Oleh karena itu sekali lagi saya ingatkan kepada warga madrasah untuk lebih berhati-hati dengan berita hoaks tersebut yang meminta sejumlah dana sebagai persyaratan  pendaftaran Madrasah Diniyah Takmiliyah dan informasi itu hoaks. Bila terdapat keraguan akan sesuatu hal terkait Madrasah Diniyah Takmiliyah jangan mudah percaya dan bisa datangi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi atau Kab/ Kota.diseluruh Indonesia untuk dimintai keterangan lebih lanjut”. Tutup H. Ibrahim.