0 menit baca 0 %

Beredar List Renovasi MTsN, H. Lukman: Itu Hoaks Jangan Mudah Percaya

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)  - Diharapkan kepada Warga Madrasah Tsanawiyah Negeri untuk berhati-hati karena terdapat kabar dibuat resah dengan beredarnya daftar list Renovasi sejumlah MTs di Provinsi Riau. Daftar yang di keluarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab tersebut mengatas namakan Kementerian A...

Bengkalis (Inmas)  - Diharapkan kepada Warga Madrasah Tsanawiyah Negeri untuk berhati-hati karena terdapat kabar dibuat resah dengan beredarnya daftar list Renovasi sejumlah MTs di Provinsi Riau. Daftar yang di keluarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab tersebut mengatas namakan Kementerian Agama Pusat.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Muliardi, M.Pd membenarkan beredarnya daftar List tersebut.

 

"Benar, saya juga menerima Daftar list renovasi beberapa Madrasah di Riau dari beberapa madrasah, terkait data itu tidak benar dan itu merupakan infornasi hoaks. Penyebar list bahkan meminta sejumlah uang untuk madrasah penerima renovasi".

 

Muliardi juga berpesan kepada Madrasah yang menerima informasi  tersebut dan tidak akurat seperti ini agar segera melakukan konfirmasi pada Kemenag Kab/Kota atau Kanwil Kemenag Riau.

 

"Saya harap Kepala Madrasah lebih berhati - hati dengan berita hoaks yang mengiming - imingkan bantuan madrasah apalagi harus membayar, anggaran Kementerian Agama jelas sebagaimana tertera pada Daftar Isian Pelaksana Anggaran masing - masing satuan kerja, jika diluar tersebut berarti hoaks".

 

Sementara itu Fungsional Perencana Kanwil Kemenag Riau Andry Faisal mengatakan bahwa list tersebut adalah informasi hoaks dan tidak perlu ditanggapi.

 

"Jika ada penambahan anggaran dari pusat, dari perencana akan melakukan pendataan dan pemberitahuan melalu perencana Kemenag Kab/Kota. Ada prosedur yang harus dilalu dan harus dipenuhi, terutama harus terdaftar pada aplikasi sarpras Ditjen Pendidika. Islam Kemenag RI".

 

Mengetahui akan hal tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Lukman mengatakan “Memang benar ada yang mengatasnamakan Kementerian Agama dan itu tertuju kepada Pendidikan Madrasah. Saya sarankan sebaiknya kepada pihak madrasah untuk tetap berwaspada karena itu tidak benar. Bila terdapat keraguan akan sesuatu hal terkait madrasah jangan mudah percaya dan bisa datang ke bagian seksi pendidikan madrasah Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis untuk meminta keterangan lebih lanjut.  


Dari daftar list tersebut terdapat 41 Madrasah yang dijanjikan orang tidak bertanggung jawab.