Kampar (Kemenag) - Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota menerima kunjungan dari Duta Besar Paletina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun yang di laksanakan di Masjid Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota, Kamis, 19/9/2024.
Pada kunjungan tersebut, Dubes Palestina Zuhair Al-Shun menyampaikan mudah-mudahan kunjungan ini betul-betul berharga bagi kami bangsa Palestina dan juga bagi kita di Indonesia. Dengan membaca surat Al Isra' ayat 1 yang artinya "Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Negara Palestina adalah negara para Nabi tempat singgahnya Nabi Muhammad SAW dan tempat nabi Isa As dan ini adalah kiblatnya umat Islam yang kemerdekaannya hari ini direnggut oleh Israel yang mengaku dia adalah para pengikut nabi Musa . Padahal apa mereka bukanlah orang-orang yang tersambung nasabnya karena Nabi Musa adalah Nabiyullah sedangkan orang-orang israel adalah kafir dengan Allah. Kemerdekaan-kemerdekaan yang mereka janjikan adalah sebuah kebohongan-kebohongan yang tidak perlu dipercayai.
Selanjutnya Zuhair juga mengharapkan dukungan dan bantuan dari semua kalangan dengan berbagai cara termasuk melalui politik, hubungan diplomatik, hukum, dan ekonomi untuk membentuk front yang kuat dalam menghadapi kejahatan ini dan serangan yang terus berulang.
"Rakyat Palestina sangat kuat. Kami akan terus berjuang sampai mendapat kemerdekaan, tentunya dengan seluruh dukungan yang diberikan dari masyarakat Indonesia, juga seluruh masyarakat internasional," tegasnya.
Kemerdekaan yang diinginkan Palestina bukan khayalan tapi adalah kenyataan-kenyataan yang sedang diperjuangkan habis-habisan makanya kami sangat bersyukur Indonesia memberi bantuan yang sangat luar biasa. ungkap Zuhair
Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Deni Aslem dalam sambutannya mengawalinya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Dubes Palestina ke Pondok Pesantren kita karena apa kita betul-betul ingin sebuah kehadiran kita di Dunia Internasional. Kita memiliki program-program Internasional di Pondok Pesantren ini. Dan alhamdulillah kunjungan yang besar ini diawali dari sahabat kita Palestina.
"Masjidil Aqsha adalah sejarah nyata yang menyatakan bahwa kita orang
muslim memiliki sebuah perjalanan panjang dari nabi Adam sampai kepada
Nabi Muhammad hanya kita yang memiliki sejarah yang tidak putus bahwa
dunia ini betul-betul diserahkan kepada kita yaitu orang yang memiliki
hubungan dengan Allah Swt yang menata kehidupan dengan wahyu, dengan
kehadiran ini kita mendapatkan mauizhah dan kita mendapat sebuah
pelajaran ya besar dari Palestina bahwa bagaimanapun situasi dan kondisi
tapi tetap memiliki hubungan yang baik dengan Allah dan Insyaallah
Allah akan wariskan bumi ini kepada kita semua, aaminyarabbal 'alamin," ucapnya.
Disisi lain Pj Bupati Kampar yang diwakili Asissten III Azwan berharap dengan kehadiran Dr. Zuhair SM Al-Shun mewakili saudara di Palestina nantinya bisa membawa berkah, baik di Kampar Indonesia maupun di Palestina sendiri yang masih dalam situasi dan kondisi yang memprihatinkan.
Azwan menjelaskan, ada 121 ponpes di Kabupaten Kampar. Jumlah ini menjadikan Kampar dengan ponpes terbanyak di Riau.
Khusus di Bangkinang, terdapat 12 ponpes. Azwan berharap Bangkinang nantinya menjadi kota santri, ungkapnya
Turut hadir Pj. Bupati Kampar yang diwakili Asisten III, Azwan, Ka. Kankemenag Kampar Fuadi Ahmad, PD Muhammadiyah Mardailis, Pimpinan Pondok se Kec. Bangkinang Kota, Camat Bangkinang Koa, Minda, dan dari Universitas Muhammadiah Riau ( UMRI) dan undangan lainnya ( Fatmi/Cicy/Ags )*