Riau (Inmas)- Sekretaris
Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nizar, MA memberikan pembinaan bagi
ASN di Lingkungan Kemenag Provinsi Riau, Kamis (9/9/2021) di Aula Kanwil
Kemenag Riau dengan tetap menerapkan protocol kesehatan secara ketat.
Dalam pembinaannya, ia menekankan tiga unsur yang harus yang dimiliki oleh ASN sesuai dengan Sitem Merit.
“Ketiga unsur tersebut adalah kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Kualifikasi terkait latar belakang pendidikan yang harus relevan dengan bidang kerjanya. Kompetensi adalah kemampuan dalam sebuah jabatan. Sedang kinerja, harus disadari bahwa tiap PNS tidak hanya bekerja namun harus ada wujud nyata dari kerja yang dijalani,” jelasnya.
Sistem Merit menurut disiplin ilmu merupakan suatu sistem manajemen kepegawaian yang menekankan pertimbangan dasar kompetensi bagi calon yang diangkat, ditempatkan, dipromosi dan dipensiunkan sesuai UU yang berlaku.
Menurut pasal 1 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur atau kondisi kecacatan.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Sekjen Kemenag RI ke Provinsi Riau membawa banyak berkah, dimana Riau telah berhasil mendapatkan Embarkasi Antara dan Loka Diklat Kemenag Riau. Untuk itu keberhasilan lainpun diharapkan dengan adanya pembinaan kali ini.
“Semoga pembinaan pak Sekjen kali ini juga membawa banyak berkah, khususnya dalam peningkatan kualitas kinerja ASN Kemenag Riau,” harapnya.
Hadir secara dalam pembinaan tersebut Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Rektor UIN Suska Riau yang diwakili oleh Direktur Pasca Sarjana UIN Suska Riau Prof. Dr. H Ilyas Husti MA, Anggota DPRD, jajaran pejabat eselon III dan IV serta Subkoordinator di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Dan diikuti soleh seluruh ASN melalui live streaming Kemenag Riau. (mus/ana/eka/anto/faj/khairul)