Riau (Kemenag) –
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau H Muliardi
menghadiri dan memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Seminar Sistem
Istinbath Hukum Islam dan Bahtsul Masail Metode Penetapan Awal Bulan Hijriyah,
Jumat (20/9/24) di Sutha Inn Kampus I UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi Jambi
Telanaipura.
Kegiatan atas
kerjasama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kementerian Agama RI dan UIN Sulthan Thaha
Saifuddin Jambi ini berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta sebanyak
40 orang.
Dalam sambutannya Muliardi
menyampaikan Pengurus Nahdatul Ulama dan kementerian Agama kedepan sangat perlu
untuk duduk bersama membicarakan persoalan ummat dan menjawab berbagai
persoalan yang dihadapi bangsa secara luas.
“Kedepannya kita
perlu duduk bersama untuk membicarakan persoalan umat dan menyelesaikan
permasalahan yang timbul. NU dituntut
menjadi lebih baik dan membawa gebrakan baru dalam kemajuan Indonesia”.
Lebih lanjut
Muliardi mengatakan Sebagai ormas terbesar, NU memiliki peran strategis dalam
mengawal dan merawat peradaban Indonesia.
“Kader NU harus militan dan
mampu membangun dan menghidupkan toleransi pada umat”.
Terakhir Kanwil Kementerian Agama selalu siap bersinergi dengan
NU dalam pembangunan keagamaan di provinsi Riau.
Tampak hadir dalam kegiatan ini KH. Ahmad Said Asrori sebagai Katib Aam PBNU, Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ka. Kanwil Kemenag Kepulauan Riau dan Ka Kanwil Kemenag Jambi, Rektor UIN STS bersama Wakil Rektor, Senat dan Dekan, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau, Prov. Jambi dan Kepri serta pengurus PCNU Kab/Kota Se Prov. Riau, Jambi dan Kepri serta, Kepala Biro UIN STS Jambi dan para dosen, Wakil Katib PBNU, utusan Pondok Pesantren dan mahasiswa UIN STS