Indragiri Hulu (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, H. Darwison mengunjungi gereja HKBP Betesda Kec. Batang Gansal pada hari Kamis, 20 Juni 2024 bersama tim FKUB Kemenag Kab. Inhu. Kunjungan beliau dilakukan sehubungan dengan Visitasi (Pengecekan) Keabsahan Syarat Pendirian Rumah Ibadah untuk dikeluarkan Rekomendasi Pendirian Rumah ibadah HKBP Betesda. dalam Kegiatan tersebit beliau menyampaikan beberapa poin-poin penting tentang Moderasi Beragama.
"Kementerian Agama saat ini terus mengkampanyekan tentang moderasi beragama, salah satu pandangan hidup beragama di masyarakat multikultural" ujar H. Darwison dalam membuka acara. moderasi dalam beragama merupakan cara pandang dan perilaku dalam hal keyakinan, moral dan watak yang mengedepankan keseimbangan di tengah keberagaman dan kebhinekaan yang melingkupinya. salah satu konsep yang penting dipahami adalah Trikerukunan umat beragama.
H. Darwison mengatakan "Kita harus menjaga trikkerukunan di Indonesia", ia menjelsakan terdapat 3 konsep dalam trikerukunan. Pertama Kerukunan Intra Umat Beragama, dimana kita harus menjaga kedamaian antar pribadi yang seagama. di Islam terdapat perbedaan Madzhab, di Kristen terdapat perbedaan kelompok jamaat, walaupun berbeda, namun harus saling menghargai satu sama lain. kerukunan harus dimulai dari dalam diri ataupun kelompok itu sendiri.
Kedua, Kerukunan antar umat beragama. H. Darwison mengingatkan bahwa semua agama mengajarkan kebaikan, maka dalam beribadah tidak boleh saling mengganggu dan justru kita saling menghargai satu sama lain. "Dengan menghargai satu sama lain maka, insya allah kedamaian ditanah air dapat tercipta" ujar beliau. Ketiga Kerukunan antara umat beragama dengan pemerintahan. Pemerintah adalah penyelenggara kebijakan negara, salah satu kebijaknnya adalah kebijakan keagamaan, kebijakan-kebijakan yang dibuat insya allah demi menjaga kedamaian antar umat. begitupun sebaliknya, dukungan umat beragama dalam kebijakan-kebijakan pemerintah juga diperlukan. karena penggerak kebijakan itu sendiri adalah umat beragama.
Ia berharap nilai-nilai kerukunan terus dapat digemakan baik itu di Gerja HKBP Betesda, dirumah ibadah agama lain dan tentu dimasyarakat. dengan menjaga kerukunan artinya kita juga telah menjaga keutuhan negara.
(Reski)