0 menit baca 0 %

Berikan Pembinaan di RA Al Ihsan, Kakankemenag Inhu Tekankan Pentingnya Pendidikan Religius Sejak Usia Dini

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, melaksanakan pembinaan di Raudhatul Athfal (RA) Al Ihsan, Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, pada Selasa, 11 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak us...

Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, melaksanakan pembinaan di Raudhatul Athfal (RA) Al Ihsan, Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, pada Selasa, 11 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, khususnya dalam membentuk karakter religius sejak dini. Dalam pembinaan tersebut, Darwison didampingi oleh Pengawas Madrasah Aliyah (MA), Mariam, dan Pengawas RA/MI, Hj. Etiranis, yang turut memberikan arahan kepada para guru dalam pengelolaan pembelajaran di RA.

Dalam pesannya, Darwison menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendidik anak usia dini agar memiliki jiwa religius yang kuat. Menurutnya, usia dini adalah fase emas dalam perkembangan anak, di mana nilai-nilai keagamaan dan moral harus ditanamkan secara konsisten.

“Guru di RA bukan hanya mengajarkan membaca dan berhitung, tetapi juga membentuk karakter anak agar cinta terhadap agama, memiliki akhlak mulia, dan terbiasa dengan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Pendidikan agama yang kuat di usia ini akan menjadi fondasi bagi perkembangan karakter anak di masa depan,” ujar Darwison.

Pengawas madrasah dan kepala RA memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pendidikan di Raudhatul Athfal. Pengawas bertugas melakukan supervisi berkala untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai kurikulum dan standar pendidikan yang berlaku. Sementara itu, kepala RA bertanggung jawab dalam manajemen lembaga, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta memfasilitasi pengembangan kompetensi guru. Kolaborasi yang baik antara pengawas, kepala RA, dan guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, sehingga melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa religius. (Reski)