Bengkalis (Inmas) - Calon Jemaah Haji (CJH) Kecamatan Bengkalis
semakin intensif memperkaya bekal ilmu menuju tanah suci. Memasuki hari kelima manasik
haji pada Senin 22 April 2024 KUA Kecamatan Bengkalis menghadirkan H. Ghufronuddin untuk mengupas
aspek fikih seputar tawaf, sai, tahallul, talbiyah, zikir, dan doa di Musholla
Al Ikhlas Kemenag Bengkalis.
Â
Dahniar Sumarni, S.Pd., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bengkalis,
membuka sesi dengan kalam sambutan yang hangat. Ia menekankan pentingnya para
CJH menggali ilmu fikih mendalam sebagai bekal melaksanakan rukun dan wajib
haji dengan sempurna.
Â
H. Ghufronuddin, dengan gaya lugas dan langsung mengajak para CJH
menyelami inti fikih terkait Tawaf, Sai, dan Tahallul. Detail syarat,
ketentuan, dan tata cara pelaksanaan ibadah tersebut dijabarkan secara
gamblang, serupa peta panduan perjalanan suci para CJH.
Â
Tak sekadar teori, suasana manasik haji diisi dengan sesi simulasi.
H. Ghufronuddin memandu CJH mempraktekkan langsung gerakan-gerakan ibadah,
seperti thawaf mengelilingi Ka'bah, sai berlari kecil antara Safa dan Marwah,
serta tahallul dengan mencukur rambut.
Â
Pembahasan berlanjut ke tataran talbiyah, lafaz yang menggema di tanah
suci. H. Ghufronuddin menguraikan makna dan keutamaan talbiyah, serta zikir dan
doa yang dianjurkan di tempat-tempat tertentu selama pelaksanaan haji.
Penjelasannya bagaikan lentera yang menerangi hati para CJH dalam memanjatkan
doa kepada Allah SWT.
Â
Sesi diskusi dan tanya jawab pun berlangsung. Para CJH antusias
menggali titik-titik keraguan terkait fikih ibadah haji. H. Ghufronuddin dengan
sabar menjawab setiap pertanyaan. Pemahaman fikih yang mendalam bagi CJH dalam
menavigasi perjalanan spiritualnya. Melalui sesi pendalaman ilmu fikih ini,
diharapkan para CJH dapat memperkaya bekal pengetahuan dan mental spiritual
sebelum menginjakkan kaki di tanah suci.