0 menit baca 0 %

Bersama H. Muhammad Isa, Memahami Dasar Haji dan Umrah Syarat, Rukun, Wajib, Sunah, dan Mabit

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis melanjutkan kegiatan manasik haji dengan materi kedua Kamis, 18/04/2024 disampaikan oleh H. Muhammad Isa di Musholla Al Ikhlas Kemenag Bengkalis. Materi kali ini terfokus pada "Memahami Dasar Haji dan Umrah: Syarat, Rukun, Wajib, Suna...

Bengkalis (Inmas) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis melanjutkan kegiatan manasik haji dengan materi kedua Kamis, 18/04/2024 disampaikan oleh H. Muhammad Isa di Musholla Al Ikhlas Kemenag Bengkalis. Materi kali ini terfokus pada "Memahami Dasar Haji dan Umrah: Syarat, Rukun, Wajib, Sunah, dan Mabit".

 

H. Muhammad Isa mengawali materinya dengan menjelaskan pengertian haji dan umrah, serta membedakan keduanya. Beliau menekankan bahwa haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu, minimal sekali seumur hidup. Sedangkan umrah adalah ibadah yang dilakukan di waktu-waktu tertentu di Mekah, meskipun tidak wajib, namun sangat dianjurkan.

 

Lebih lanjut, H. Muhammad Isa menjelaskan tentang syarat, rukun, wajib, sunah haji dan umrah, serta mabit. Beliau menyampaikan bahwa terdapat lima syarat wajib haji yang harus dipenuhi, yaitu Islam, baligh, berakal, merdeka, dan mampu. Rukun haji terdiri dari 6 perkara, yaitu ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, thawaf, sai, dan tahallul. Sedangkan wajib haji ada 5, yaitu mencukur rambut atau menguntingnya, melakukan tartib, tawaf wada', minum air zamzam, dan melempar jumrah.

 

H. Muhammad Isa juga menjelaskan tentang sunah-sunah haji dan umrah, serta mabit. Beliau menuturkan bahwa terdapat banyak sunah dalam haji dan umrah, di antaranya melakukan ihram mikat di tempat-tempat yang ditentukan, memakai ihram berwarna putih, melakukan wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah, dan melakukan mabit di Mina pada malam tanggal 10 dan 11 Zulhijjah.

 

Pemahaman tentang syarat, rukun, wajib, sunah haji dan umrah, serta mabit sangat penting bagi calon jemaah haji (CJH) untuk melaksanakan ibadah haji dengan sempurna. Dengan mengikuti materi manasik haji ini, diharapkan CJH dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum berangkat ke Tanah Suci.

 

Kegiatan manasik haji ini merupakan salah satu bentuk komitmen KUA Kecamatan Bengkalis dalam memberikan bimbingan dan pembekalan kepada CJH di wilayahnya. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan CJH dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan mabrur.