Kuansing (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah, dua Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kuantan Singingi, Abuya Agusrianto, S.Psi.I, MA dan Sarpina, S.Pd.I, menjalin kolaborasi erat dengan Kepala SMKN 1 Benai, Kusnadi, S.Pd, MM. Kolaborasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada para siswa secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara terpadu antara Kemenag Kuansing dan institusi pendidikan di daerah. Dalam pelaksanaannya, penyuluh agama hadir langsung ke sekolah untuk memberikan pembinaan, ceramah motivasi, serta bimbingan rohani kepada para siswa.
“Kami percaya bahwa membangun karakter siswa bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga menjadi tugas bersama, termasuk kami sebagai penyuluh agama. Semakin kuat karakter yang ditanamkan, semakin siap generasi muda menghadapi tantangan zaman,” ujar Abuya Agusrianto.
Senada dengan itu, Sarpina menekankan pentingnya pendekatan spiritual dalam pembinaan karakter. “Keteladanan, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai utama yang terus kami dorong dalam setiap pembinaan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Benai, Kusnadi, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama mampu memberikan warna baru dalam pembentukan karakter siswa. “Kami sangat terbantu. Penyuluh agama bisa menjangkau sisi batin siswa, memperkuat nilai-nilai religius dan moral yang juga sejalan dengan visi pendidikan di sekolah kami,” ungkap Kusnadi.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kolaborasi positif antara Kementerian Agama dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat. (Ags)