Mandau (Kemenag) – Muhammad
Fahmi Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Mandau mengisi kegiatan tatap muka pengajian
rutin di majlis ta’lim Nurul Harokah Ahad (15/06/2025) dihadiri oleh 18 jamaah
yang beralamat di Jalan Gajah Mada, RT 05 RW 09 Kelurahan Talang Mandi mengangkat
tema “Tajwid Kehidupan”.
Kegiatan penyuluhan tatap
muka yang dilakukan oleh Muhammad Fahmi ini dilakukan sekali dalam sepekan
yaitu setiap ahad malam, kegiatan majlis ini sudah berlangsung sekitar 5 tahun.
Dalam pertemuan tersebut
Muhammad Fahmi memberikan materi tentang tajwid kehidupan.”Dalam membaca alqur
an kita mesti paham ilmu tajwid supaya
bacaan kita tidak salah, karena kalau
salah baca bisa berakibat fatal, bisa salah artinya. Begitu juga dalam
kehidupan kita harus bisa membaca
kehidupan kita, maka dari itu kita harus
memahami tajwid kehidupan” ujar Muhammad Fahmi.
Setelah menyampaikan materi pembuka tentang tajwid kehidupan, salah satu jamaah bertanya apa maksud dan bagaimana pengamalan tajwid kehidupan ini.Dengan jelas Muhammad Fahmi menjawab bahwa hidup ini perlu kita baca dan kita kaji, bukan alqur'an saja yang kita baca, contohnya apa makna izhar dalam kehidupan. Izhar mengandung beberapa makna yaitu, hidup ini adalah sebuah kenyataan, nyata adanya Tuhan, nyata ada kehidupan setelah kematian,nyata adanya baik dan buruk. Lalu Nyata kehidupan dunia ini hanya sementara dan tidak kekal.
Dengan penjelasan yang
disampaikan Muhammad Fahmi semua
jamaah terdiam dan termenung sambil
meresapi hakitat tajwid kehidupan.
Kegiatan inipun berakhir dengan doa penutup dari Muhammad Fahmi.