0 menit baca 0 %

Bersempena Harlah Ke-2, IPARI Kabupaten Kampar dan KUA Kecamatan Kampar Kolaborasi Berikan Aksi Edukasi bagi Siswa/i SMKN Kecamatan Kampar

Ringkasan: Kampar ( Kemenag)--Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar berkolaborasi dengan KUA Kecamatan Kampar dalam melaksanakan aksi edukasi kepada  siswa /i SMKN Kecamatan Kampar yang di halaman Sekolah, Rabu, 28/5/2025.Kegiatan ini dilaksanakan bersempena Hari Lahir (Harlah) ke-...

Kampar ( Kemenag)--Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar berkolaborasi dengan KUA Kecamatan Kampar dalam melaksanakan aksi edukasi kepada  siswa /i SMKN Kecamatan Kampar yang di halaman Sekolah, Rabu, 28/5/2025.

Kegiatan ini dilaksanakan bersempena Hari Lahir (Harlah) ke-2 IPARI, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pembinaan generasi muda dan penguatan peran penyuluh agama di tengah masyarakat yang diikuti oleh  siswa dan siswi SMKN

Materi yang disampaikan mencakup penguatan nilai-nilai akhlak, pergaulan sehat dalam perspektif Islam, serta motivasi hidup berprestasi dan beriman di tengah tantangan era digital.

Kegiatan ini di hadiri ketua  Nursal, S.HI, MH, sekretaris Dr. Mardiana SHI MH, bendahara Hj. Elmi, S.Ag. M. Sy dan  pengurus IPARI, KA. KUA kec Kampar Rahmad, S.Pd.I, MH, dan penyuluh Agama Islam serta siswa dan siswi SMKN beserta para gurunya.

Aksi edukatif ini bertujuan untuk membekali para remaja dengan wawasan keagamaan, nilai-nilai moral, dan karakter Islami yang kuat sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan penguatan kapasitas kepada para penyuluh agama agar mampu menjangkau generasi muda dengan pendekatan yang tepat dan relevan dengan konteks kehidupan mereka saat ini.

Ketua IPARI Kabupaten Kampar,  Nursal, S.H.I.,MH dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya perhatian serius terhadap pembinaan remaja usia sekolah, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan arah masa depan bangsa dan umat.

“Remaja hari ini adalah pemimpin esok hari. Maka, membina mereka dengan nilai-nilai agama, akhlak mulia, dan kesadaran sosial merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat berharga. Penyuluh agama harus hadir sebagai sahabat remaja, bukan hanya sebagai pemberi ceramah,” tegas H. Nursal.

Materi edukasi yang disampaikan mencakup topik-topik seperti akhlak pergaulan dalam Islam, bahaya pergaulan bebas, pentingnya menjaga kehormatan diri, serta motivasi untuk belajar dan meraih cita-cita. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan diskusi yang melibatkan langsung para siswa dan penyuluh.

Kepala KUA Kecamatan Kampar turut mengapresiasi sinergi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala, bahkan menjangkau sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Kampar.

Melalui kegiatan ini, IPARI dan KUA Kecamatan Kampar menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat keislaman yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman. Pungkas Rahmad  ( Fatmi/Cicy/Ags )