Riau (Inmas)- Sebanyak 75 orang tokoh agama Riau menghadiri
Temu Tokoh Agama se Provinsi Riau bersama Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Rabu (23/2/2022) di
Gedung Daerah Pekanbaru.
Menag Yaqut dalam sambutannya kembali menyampaikan tentang
pentingnya toleransi dan menghargai keragamaan dalam membangun bangsa. Menurut
Menag, sejarah mencatat bahwa Kerajaan Siak termasuk yang pertama mengakui
kemerdekaan Indonesia. Dan kerjaan Siak pula yang mendirikan barisan pemuda
Riau.
"Dari dulu Riau menerima keragaman. Dan kita ketahui,
Indonesia merdeka karena perbedaan dan keragaman," kata Menag Yaqut
disambut riuh tepuk tangan peserta temu tokoh agama.
Bagi Menag Yaqut, tidak ada perbedaan dan permasalahan yang
tidak bisa diselesaikan. Terlebih di Bumi Melayu yang dalam kehidupannya
senantiasa mengedepankan musyawarah.
"Dalam hidup, kita ditakdirkan untuk berbeda. Perbedaan
itu adalah keniscayaan. Ini menunjukkan bahwa kita harus terus bersama
membangun bangsa," tambah Menag Yaqut.
Menag Yaqut juga menghimbau, agar yang dilakukan oleh para
pendahulu terus dilanjutkan untuk membangun bangsa yang lebih baik.
Wakil Gubernur Provinsi Riau, Edy Natar Nasution berharap
temu tokoh agama ini bukan hanya menjadi ajang silaturahim, namun sekaligus
mengoptimalkan peran tokoh agama dalam membangun kerukunan di Bumi Melayu.
"Tokoh agama merupakan pemimpin di tengah masyarakat
dalam menjaga moral umat, kiranya mampu menyumbangkan gagasan, ide cemerlang
dan berkiprah membangun moral masyarakat," kata Edy Natar Nasution.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Mahyudin menyampaikan
bahwa acara temu tokoh agama ini atas restu Gubernur Provinsi Riau. Tujuannya,
mengumpulkan tokoh dari seluruh agama di Bumi Melayu agar terus mendukung
secara penuh program Moderasi Beragama yang digaungkan Kementerian Agama.
"Program ini telah dilaksanakan secara massif sejak
tahun 2021. Dan telah melatih lebih dari 500 ASN dan penyuluh agama di Provinsi
Riau," kata Mahyudin.
Mahyudin menginginkan para tokoh agama di Riau juga mendukung
program Kementerian Agama lainnya. Terlebih mendukung dan menyongsong tahun
toleransi tahun 2022. "Saya berharap melalui tokoh agama terus
mengkampanyekan kerukunan umat beragama. Dan tokoh agama juga bisa memacu
meningkatkan Indeks Kerukunan Umat beragama Provinsi Riau," tutup
Mahyudin.
Tampak hadir juga, staf khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo,
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Tarmizi Tohor, Kepala Bidang,
Pembimas, Sub Koordinator di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Kakankemenag
Kabupaten/ Kota, Tokoh Agama dan undangan lainnya.Â