Pekanbaru (Inmas). Pada hari ini senin, 29 Januari 2024. Kasi Bimas Islam H. Suhardi HS, S.Ag, MA menjadi pembina apel mingguan di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Hadir dalam apel tersebut Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Staf KUA, Penghulu, Penyuluh, Pengawas PAIS, Pengawas Madrasah, Pegawai Kemenag, Tenaga Honorer serta Mahasiswa Magang dari UIN Suska Riau.
Dalam amanatnya H. Suhardi HS sampaikan tiga pesan nasehat Imam Al-Gazali kepada muridnya diantaranya: Apa yang paling dekat, Imam Al-Ghazali pernah bertanya kepada murid-murid beliau tentang apa yang paling dekat dengan kita dalam kehidupan ini, diantara murid โ murid beliau ada yang menjawab orang tua, guru, teman,dan kerabatnya. Imam al-Ghazali kemudian menjelaskan bahwa yang paling dekat adalah โMatiโ, karena mati itu Janji Allah yang pasti akan menimpa semua insan bernyawa.
Apa yang paling jauh, Imam al-Ghazali menjelaskan yang paling jauh adalah masa lalu, karena bagaimanapun caranya kita tidak bisa kembali ke masa lalu, karena itu jangan membanggakan kebaikan di masa lalu. Teruslah meningkatkan kebaikan untuk hari ini dan esok hari.
Apa yang paling tajam, dengan Lidah manusia menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya. Kita sering mendengar pepatah bijak mengenai bahaya lidah, yaitu: โKalau pedang melukai tubuh ada harapan akan sembuh, tapi kalau lidah melukai hati kemana obat hendak di cari.
=========================
By: Inmas Kemenag Pekanbaru<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240129_104830_735.sdocx-->
Bertindak Sebagai Pembina Apel, Kasi Bimas Islam Sampaikan Pesan Nasehat Imam Al-Ghazali
Ringkasan:
Pekanbaru (Inmas). Pada hari ini senin, 29 Januari 2024. Kasi Bimas Islam H. Suhardi HS, S.Ag, MA menjadi pembina apel mingguan di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Hadir dalam apel tersebut Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Staf KUA, Penghulu, Penyuluh, Pengawas PAIS, Pengawas Madr...