0 menit baca 0 %

Besok, Kemenag Kampar Akan Tandatangani MoU Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Ringkasan: Kampar (Humas) - Kasi PD Pontren H.Ahmad Fadhli, SH, MM hari ini Rabu (29/05/2024) bertindak sebagai penerima apel pagi di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar. Dalam kesempatan apel kali ini, Fadhli menyampaikan beberapa hal terkait seksi PD Pontren.Pertama, Fadhli memberikan informasi...

Kampar (Humas) - Kasi PD Pontren H.Ahmad Fadhli, SH, MM hari ini Rabu (29/05/2024) bertindak sebagai penerima apel pagi di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar. Dalam kesempatan apel kali ini, Fadhli menyampaikan beberapa hal terkait seksi PD Pontren.

Pertama, Fadhli memberikan informasi terkait insentif guru-guru MDTA. Sebagai informasi bersama, dalam hal insentif ini Kantor Kementerian Agama memiliki peran sebagai yang memvalidasi dan verifikasi data. Sementara untuk pencairannya merupakan wewenang dari Pemda Kampar dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. 

"Untuk itu, diharapkan kepada kita semua untuk memberikan informasi tersebut kepada rekan-rekan, saudara, keluarga, atau mungkin tetangga yang bertanya perihal insentif guru-guru agama kita. Banyak yang terkadang salah persepsi, dengan mengira Kantor Kementerian Agama lah yang mencairkan dana tersebut, sedangkan anggaran berada di Pemda Kampar" ucap Fadhli.

Informasi kedua yang disampaikan selanjutnya adalah perihal penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan pihak Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar menjadi pilihan oleh Universitas Pahlawan (UP) dalam menjalin kerjasama. Untuk diketahui bahwa UP telah membuka jurusan baru yakni Ekonomi Syariah dan Ekonomi Bisnis. 

"Insya Allah, besok Kamis (30/05/2024) Plh Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar bersama dengan Kasi PD Pontren dan Kasi Penmad akan menandatangani MoU dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Kerjasama ini berkaitan dengan telah dibukanya jurusan baru yakni Ekonomi Syariah dan Ekonomi Bisnis di UP tersebut. Mudah-mudahan anak didik dibawah Kementerian Agama Kab.Kampar baik itu siswa-siswi madrasah atau santri-santri di Pondok Pesantren nantinya bisa memilih UP sebagai lanjutan pendidikannya" ujar Fadhli. (Cicy/Fatmi/Agus)