0 menit baca 0 %

Biaya Domestik Pekanbaru Rp2 Juta

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Pekanbaru telah menetapkan biaya domestik untuk Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Pekanbaru, yaitu Rp2 juta perjamaah, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,4 juta. Biaya tersebut akan dipergunakan untuk biaya pesawat pergi- pulang dari Pekanbaru- Ba...
Pekanbaru (Humas)- Pekanbaru telah menetapkan biaya domestik untuk Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Pekanbaru, yaitu Rp2 juta perjamaah, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,4 juta. Biaya tersebut akan dipergunakan untuk biaya pesawat pergi- pulang dari Pekanbaru- Batam. Namun, menurut Assisten I Sekda Pekanbaru, Raja Dorman Djohan, SK penetapan biaya perjalanan diomestik JCH tersebut belum bisa disosialisasikan karena belum ditandatangai oleh Penjabat Wali Kota. "Besaran biaya yang ditetapkan saya lupa, tapi yang jelas angkanya sudah dan sekarang suratnya sudah sampai di meja pak Wali Kota. Untuk lebih jelas berapa besar biayanya tanyakan saja langsung ke bagian Kesra," katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemko Pekanbaru, Amrul Muchtar mengatakan, berdasarkan keterangan yang disampaikan Kasi Haji Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Ahmad Taridi kepadanya, bahwa besar biaya domestik yang ditetapkan kepada masing-masih JCH sebesar Rp2 juta. Menurut Amrul Muchtar, turunnya biaya domestik yang dikenakan kepada JCH dari tahun lalu dikarenakan pesawat yang dipakai berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni memakai pesawat Batavia Air dan Sriwijaya Air. "Tahun lalu pesawat yang kita gunakan untuk mengangkut JCH dari Pekanbaru menuju embarkasi batam dengan menggunakan pesawat Lion Air," jelasnya. Amrul Muchtar menambahkan, pada tahun ini Pemko Pekanbaru juga menyertakan dua tim pembimbing haji daerah yang biaya perjalanan hajinya akan dibiayai penuh oleh APBD Kota Pekanbaru. Besarannya akan disamakan dengan biaya BPIH yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama Pusat. "Pegawai Pemko yang akan berangkat itu namanya Hasanudin dari Bagian Kesra Sekko Pekanbaru dan Miskam Slamet dari Kemenag Pekanbaru," ujarnya. (msd/rp)