0 menit baca 0 %

Bidan Ade Paparkan Materi Kesehatan Reproduksi pada Bimbingan Perkawinan Angkatan V di KUA Mandau

Ringkasan: Mandau (Kemenag)  Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan V Tahun 2025, Bidan Ade hadir memberikan materi tentang kesehatan reproduksi kepada para calon pengantin. Acara berlangsung di Aula KUA Mandau pada Rabu (24/9/2025) dan diikuti oleh 15 pasang cal...

Mandau (Kemenag)  – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan V Tahun 2025, Bidan Ade hadir memberikan materi tentang kesehatan reproduksi kepada para calon pengantin. Acara berlangsung di Aula KUA Mandau pada Rabu (24/9/2025) dan diikuti oleh 15 pasang calon pengantin dengan penuh antusiasme.

Dalam penyampaian materinya, Bidan Ade menekankan bahwa kesehatan reproduksi merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan oleh calon pengantin menjelang akad nikah maupun setelah memasuki kehidupan rumah tangga. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi kunci dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya tahan.

“Kesehatan reproduksi harus menjadi perhatian utama bagi pasangan calon pengantin. Dengan memahami hal ini, pasangan dapat lebih siap dalam merencanakan keluarga, menjaga kualitas hubungan, serta mencegah munculnya permasalahan kesehatan yang dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga,” jelas Bidan Ade.

Selain itu, ia juga memberikan pengetahuan praktis seputar menjaga pola hidup sehat, pemeriksaan pranikah, hingga pentingnya komunikasi terbuka antara pasangan terkait kesehatan reproduksi. Materi tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami sehingga calon pengantin dapat langsung mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dipandu oleh Marniati ini berlangsung interaktif, dengan adanya sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para calon pengantin tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kesehatan reproduksi, mulai dari persiapan menjelang pernikahan hingga perencanaan keluarga di masa depan.

Melalui bimbingan ini, diharapkan para calon pengantin tidak hanya memiliki kesiapan emosional dan spiritual, tetapi juga pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi sebagai bekal penting dalam membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.