0 menit baca 0 %

Bidang Haji Taja Pelatihan Instruktur Manasik

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau menggelar Palatihan Instruktur Manasik Haji di Ruang Cendana Hotel Furaya Pekanbaru, Kamis (18/7). Acara yang diikuti oleh sekitar 40 orang peserta terdiri dari Kasi dan Ka KUA Kabupaten/ Kota dibuka oleh Plt Kanwil...
Pekanbaru (Humas)- Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau menggelar Palatihan Instruktur Manasik Haji di Ruang Cendana Hotel Furaya Pekanbaru, Kamis (18/7). Acara yang diikuti oleh sekitar 40 orang peserta terdiri dari Kasi dan Ka KUA Kabupaten/ Kota dibuka oleh Plt Kanwil Kemenag Riau, Drs H Mahyudin MA didampingi Kabid Haji dan Umrah Drs HM Aziz MM, MA dan Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Drs H Asril. Dalam sambutannya Mahyudin mengatakan, permasalahan haji bukanlah persoalan yang baru, khususnya bagi kasi dan ka KUA kabupaten/ kota. Namun demikian para kasi, KUA dan pihak terkait perlu juga meng up date setiap saat informasi terbaru terkait dengan haji. “Saat ini permalasahan haji cukup kompleks, khususnya terkait dengan pengurangan kuota haji karena adanya renovasi bangunan Masjidil Haram. Terkait dengan kondisi tersebut mengakibatkan lahirnya gejolak dalam masyarakat, dan ini perlu diberikan penjelasan melalui unsur yang ada di kabupaten/ kota,” jelasnya. Selain itu, persoalan manasik haji juga merupakan permasalahan kursial. Karena dari manasik haji yang dilakukan menentukan nasib jamaah dalam melakukan ibadah haji dalam rangka memperoleh haji yang mabrur. “Manasik membahas pokok permasalahan yang akan dilakukan jamaah disana. Namun hal- hal kecil seperti cara buang air di hotel, di pesawat dan tempat lainnya perlu dijelaskan kepada calon jamaah haji. Karena sebagian besar calon jamaah haji Indonesia khususnya di Riau masih banyak yang belum mengerti hal tersebut, apalagi pergi haji pertama kali naik pesawat atau masuk hotel,” terang Mahyudin. Untuk itu, ia menegaskan agar instruktur manasik haji benar- benar merupakan instruktur yang menguasai bidang manasik. Sehingga materi manasik yang diberikan benar- benar tepat sasaran. (mus)