Bidang Pekapontren Gelar Rapat Kerja Tahun 2010
Ringkasan:
Pekanbaru, 27/1 (Humas)- Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren) Kanwil Depag Riau menggelar Rapat Kerja Bidang Pekapontren Tahun 2010, Rabu, (27/1) bertempat di Aula Kanwil Depag Riau. Kegiatan ini merupakan salah satu pembinaan sekaligus evaluasi kerja pada Bidang Pakapontre...
Pekanbaru, 27/1 (Humas)- Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren) Kanwil Depag Riau menggelar Rapat Kerja Bidang Pekapontren Tahun 2010, Rabu, (27/1) bertempat di Aula Kanwil Depag Riau. Kegiatan ini merupakan salah satu pembinaan sekaligus evaluasi kerja pada Bidang Pakapontren Kanwil Depag Riau dan Kandepag Kabupaten/kota se Provinsi Riau.
Raker ini di ikuti oleh Kepala Bidang Pekapontren Kanwil Depag Riau, para Kepala Seksi (Kasi) pada Bidang Pekapontren Kanwil Depag Riau, dan para Kasi Pekapontren Kandepag kabupaten/kota se Provinsi Riau. Hadir juga Kakanwil Depag Riau Drs H Asyari Nur SH MM yang berkesempatan memberikan arahan pada raker tersebut.
Kepala Bidang Pekapontren Drs H Pandji Ade KhF ketika ditemui mengatakan, bahwa kegiatan Rapat Kerja Bidang Pekapontren ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan Bidang Pekapontren Tahun 2009 agar lebih baik lagi di tahun mendatang. Mengingat di tahun 2010 ini Bidang Pekapontren kedepan akan melaksanakan beberapa kegiatan baik tingkat Provinsi maupun tingkat nasional yang mesti disukseskan.
Beberapa kegiatan Bidang Pekapontren Tahun 2010 diantaranya yaitu, persiapan pelaksanan ujian nasional seperti pada Salafiah dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), penyelenggaraan ujian paket C, sosilisasi penerimaan santri berprestasi, seleksi Pospeda bidang seni dan persiapan kontingen Pospenas tingkat nasional tahun 2010 di Jawa Timur. Selain itu, Rapat tersebut juga membahas tentang sinkronisasi DIPA Bidang Pekapontren pada masing-masing Kandepag Kab/kota.
Kakanwil Depag Riau Drs H Asyari Nur SH MM dalam arahannya mengatakan bahwa dalam hal pembinaan program Bidang Pekapontren khusus pada pondok pesantren dan madrasah diniyah, sebaiknya dilakukan dengan cara turun langsung kelapangan oleh para Kabid dan kasi pada Bidang Pekapontren. Karena dengan cara demikian efisiensi dan efektifitas kerja akan lebih bermanfaat bagi mereka dari pada mendatangkan mereka yang ada didaerah.
Kakanwil dalam kesempatan itu juga melakukan dialog bersama para kasi tentang DIPA masing-masing daerah. Ia mengharapkan DIPA yang diterima didaerah dapat digunakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang diwajibkan. Kakanwil juga menyinggung agar bantuan operasional untuk Pondok Pesantren, baik dari pemda maupun dari Kanwil Depag Riau dapat memacu dalam meningkatkan mutu pondok pesantren yang ada didaerah. (js)