Kuansing (Kemenag) — Seksi Bimas Islam bersama para penyuluh agama Islam dan penghulu mengikuti kegiatan Pembuatan Rancangan Kurikulum dan Bahan Ajar Kategori Buta Aksara Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025, bertempat di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kurikulum yang dirancang mencakup empat pokok materi, yaitu akidah, ibadah, akhlak, dan baca Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh memiliki pedoman yang seragam dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat, khususnya dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an.
Kasi Bimas Islam, Bahrul Aswandi, menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kepenyuluhan. “Dengan adanya rancangan kurikulum ini, para penyuluh dapat lebih terarah dalam menyampaikan materi, sehingga tujuan dakwah dan pembinaan umat dapat tercapai,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi dan sinergi antara penyuluh dan penghulu dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, khususnya peningkatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat Kuantan Singingi. (snz)